Komentari Holywings Pakai Nama Muhammad Untuk Promosi Miras, Ustadz Felix Siauw: Makin Besar Kontroversi, Pasti Akan Terkenal

Terkini.id, JakartaUstadz Felix Siauw kembali memberikan komentarnya terkait Holywings yang menggunakan nama Muhammad untuk mempromosikan minuman keras atau miras beralkohol.

Menurut Ustadz Felix Siauw, pihak Holywings telah menerapkan sebuah konsep yang sangat sistematis, struktural dan tentu saja disengaja.

“Bagi Saya tiada dugaan tidak disengaja, pasti disengaja,” ujar Ustadz Felix Siauw kala menghadiri acara Catatan Demokrasi TV One yang dilansir dari Wartaekonomi Kamis 30 Juni 2022.

Baca Juga: Polisi Gerebek Toko Miras Berkedok Bengkel Motor di Makassar

Felix Siauw memberikan contoh sebuah peribahasa dalam bahasa arab yaitu khoolif tu’rof. Dirinya mengungkapkan jika seseorang ingin terkenal maka berselisihlah dengan orang lain.

“Apalagi kalau mau lebih terkenal lagi, kata orang Arab kencingi itu air zam-zam. Pasti kamu terkenal,” tegasnya.

Baca Juga: Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah...

Felix Siauw pun melanjutkan bahwa jika perselisihan tersebut makin besar kadarnya, maka kontroversi yang dimunculkan tentu saja makin besar juga.

“Dalam online marketing itu berarti sesuatu yang nanti akan menarik interest, itu sudah pasti,” ungkapnya.

Felix Siauw menjelaskan lebih dalam bahwa orang akan semakin tertarik jika kontroversinya semakin besar.

Baca Juga: Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah...

“Kita bicara kontroversi karena ini adalah masalah attention dan interest. Attention dan interest nggak punya value, jadi dia pokoknya mencari yang diselisihi, maka dia pasti akan terkenal,” bebernya.

Perihal minuma keras beralkohol, dirinya menuturkan bahwa orang Muslim lah yang tidak boleh minum miras dan orang awam pun sudah tahu itu.

“Nggak boleh minum khamr segala sesuatu yang menghilangkan akal maka dicarilah, berarti Islam,” tandasnya.

Dirinya menilai bahwa Nabi Muhammad adalah simbol umat Muslim yang paling kuat. Nabi Muhammad tentu saja dihormati oleh umat Muslim.

“Nggak mungkin orang itu diam ketika dia berhadapan dengan nama Nabi Muhammad karena nama Nabi Muhammad ini lebih penting daripada segala-galanya bagi orang muslim, maka dipilihlah nama Muhammad,” pungkasnya.

Bagikan