Terkini, Makassar — Penyelenggaraan Festival Cap Go Meh Makassar 2026 kembali menjadi momentum penting perayaan keberagaman budaya sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan.
Perwakilan Walubi Sulawesi Selatan, Erick Lim mengatakan festival Cap Go Meh tahun ini mengedepankan kolaborasi budaya, kuliner, dan kegiatan sosial, agar tetap menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
“Tahun ini Festival Cap Go Meh Makassar lebih sederhana namun tetap meriah, karena kami menyesuaikan intensitas acara, agar tidak mengganggu masyarakat yang berpuasa dan menekankan kolaborasi budaya, kuliner, dan kegiatan sosial agar acara menyenangkan semua pihak,” ujar Erick saat konferensi pers di Experience Centre Honda Trans Studio Mall, Sabtu 28 Februari 2026.
Ia juga mengatakan tahun ini, festival tersebut secara khusus melibatkan 150 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dan halal yang turut meramaikan rangkaian acara tersebut.
“Keterlibatan ratusan UMKM ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner, kerajinan tangan, produk kreatif, hingga ekonomi berbasis budaya,” imbuhnya.
- Semifinal AAS Cup II 2026 Digelar Hari Ini, Alumni Unhas Berebut Tiket Final
- Haji Mabrur Tak Hanya Ritual, Tetapi Juga Kepedulian Sosial
- Semarak Pasar Murah di Lokasi TMMD, Warga Arungkeke Palantikang Bersyukur Kebutuhan Pangan Terjangkau
- Momen Mengharukan, 16 Tahun Menanti, Syifa Akhirnya Dipeluk Sang Ibu
- Tingkatkan Kesehatan Mental, Tim BK S2 UNM Uji Program Psikososial-Spiritual Murid SD di Makassar
Festival Cap Go Meh yang dikerjasamakan dengan Mr Green Production ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan perayaan budaya Tionghoa, tetapi juga wadah promosi produk-produk unggulan UMKM Makassar dan Sulawesi Selatan.
Festival Cap Go Meh Makassar 2026 akan menghadirkan berbagai atraksi seni dan budaya, di antaranya pertunjukan barongsai dan liong, seni tradisional, hiburan rakyat, serta bazar UMKM yang terbuka untuk masyarakat umum.
“Kehadiran UMKM diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi sekaligus memberikan pengalaman wisata budaya yang lengkap bagi pengunjung,” beber Erick.
Berharap Festival Cap Go Meh Makassar 2026 dapat menjadi contoh sinergi antara pelestarian budaya, penguatan toleransi, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Masyarakat diundang untuk hadir dan berpartisipasi aktif, sekaligus mendukung produk-produk UMKM yang tampil selama festival berlangsung.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
