Festival Indonesia di Moscow Segera Digelar, Berikut Jadwalnya

Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Belarus, M Wahid Supriyadi saat press conference pada Kamis, 16 Januari 2020 di Gedung Palapa,Kementerian Luar Negeri Jakarta.

Terkini.id, Jakarta – Kedutaan Besar RI untuk Federasi Rusia di Moscow kembali mengadakan Festival Moscow untuk kelima kalinya. Event akbar ini akan diselenggarakan pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2020.

“Tempat penyelenggaraannya Taman Krasnaya Presnya sama dengan tahun lalu, itu taman seluas 16,5 hektar dan itu difasilitasi gratis oleh kantor Wali Kota Moskow,” kata Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Belarus, M Wahid Supriyadi pada Kamis, 16 Januari 2020 di Ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri RI.

Ia mengungkapkan pengunjungnya tahun lalu 117.000 orang selama 3 hari. Dan setiap tahunnya semakin meningkat jumlahnya.

Dalam segi bisnis, festival telah menandatangani 10,7 juta USD.”Ini artinya lebih dari 2 kali anggaran KBRI Moscow telah dikembalikan (balik modal),” jelasnya.

Tahun lalu bisnis forum, lanjut Wahid Supriyadi, dihadiri 700 pengusaha dari Rusia dan Indonesia, ini merupakan suatu peningkatan yang luar biasa dari target 500 pengusaha.

Menarik untuk Anda:

“Selama festival dan bisnis forum, kita juga menyediakan bisnis marging, kita sediakan tempat. Tahun ini kita akan laksanakan modelnya sama seperti tahun lalu,” ucapnya.

Pada tahun 2019, sekitar 177 booth di taman itu yang sebagian besar adalah jualan produk-produk unggulan dari Indonesia. Dan yang paling besar didominasi oleh produk fesyen dan makanan.

“Kita juga bukan hanya sekedar ekspor komoditas tapi juga produk hi tech. Kita juga mengekspor produk yang memiliki value added, contohnya produk makanan jadi. Kopinya juga banyak kopi jadi seperti Torabika, itu sudah menguasai di pasar Rusia sampai Siberia,” ungkapnya.

Tahun lalu sampai 1000 kontainer yang dikirim. Brand Kapal Api juga sudah masuk Rusia. Serta diikuti Indomie. Dan hasil buah untuk pertama kalinya juga mangga harum manis juga sudah masuk pasar Eropa.

Wahid mengatakan para UMKM dari berbagai daerah tahun lalu juga mengikuti festival ini dan 75 booth jualan mereka digratiskan oleh pihak penyelenggara.

“Tahun lalu ada 8 daerah yang ikut dan yang terbesar adalah DIY, kemudian Jawa Tengah, dan Jakarta. DKI Jakarta selalu ikut dari festival pertama sampai ke empat,” ujarnya.

Wahid berharap para peserta festival ini dapat rutin untuk berpartisipasi setiap tahunnya agar promosi berkesinambungan.

“Yang saya tekankan juga ke daerah untuk menjaring customer nggak bisa kita hanya sekali pameran. Karena ada beberapa daerah yang tahun-tahun sebelumnya produknya satu setengah jam habis. Tapi tahun berikutnya nggak datang lagi,” tutur Wahid.

Saat ini, pendaftaran UMKM yang ingin mengikuti kegiatan ini dapat dilihat di website resmi Kedutaan Besar Indonesia untuk Rusia.

Di samping itu, banyak dampak positif yang dihasilkan atas suksenya Festival Moscow ini.

“Wisatawan Rusia yang berkunjung ke Indonesia sekitar 80 ribu, sampai November 2019 angkanya sampai 170 ribu artinya naik sampai lebih dari 100 persen. Target kita 167 ribu wisatawan yang berkunjung ke Indonesia,”jelasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Menlu AS Mik Pompoeo Dukung Trump Tolak Kemenangan Biden dalam Pilpres

Presiden Berhentikan Menteri Mark Esper, Ini Penggantinya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar