Foto-foto Usai Serma Wahyudi Gugur Diserang Milisi di Kongo: Korban Diangkut Tandu, Mobil Rusak

Foto-foto Usai Serma Wahyudi Gugur Diserang Milisi di Kongo: Korban Diangkut Tandu, Mobil Rusak

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Satu orang prajurit TNI, Sersan Mayor (Serma) Rama Wahyudi gugur dalam sebuah misi perdamaian di Kongo.

Serma Rama dan rekan diserang milisi ketika tengah melaksanakan misi perdamaian di negeri tersebut.

Lewat unggahan akun Instagram @puspentni, terlihat beberapa foto bukti prajurit TNI tewas ditembaki di Kongo. Foto itu diambil di lokasi kejadian.

Mengutip dari akun Instagram @puspentni, terlihat seorang prajurit TNI tengah di bawa dengan tandu oleh rekan-rekan prajurit TNI lainnya. Para prajurit TNI tampak mengenakan helm berwarna biru muda.

Foto-foto Usai Serma Wahyudi Gugur Diserang Milisi di Kongo: Korban Diangkut Tandu, Mobil Rusak
instagram.com/puspentni

Para prajurit yang mengenakan seragam loreng tersebut dengan sigap mengangkat rekannya yang terluka. Foto unggahan @puspentni itu diambil di lokasi kejadian.

Baca Juga

Dalam unggahan itu, mobil ambulans juga tampak mengangkut prajurit tampak untuk diantar ke rumah sakit.

Foto-foto Usai Serma Wahyudi Gugur Diserang Milisi di Kongo: Korban Diangkut Tandu, Mobil Rusak

Terlihat pula seorang warga lokal turut serta membantu para prajurit TNI yang akan masuk ke dalam ambulans.

Melalui unggahan tersebut, terlihat kerusakan pada kendaraan yang diserang oleh kelompok bersenjata. Kaca kendaraan tersebut tampak rusak berat.

Pecahan-pecahan kaca juga terlihat tersebar di dekat kendaraan.
Selain kaca yang pecah, terdapat pula bekas-bekas tembakan di kaca kendaraan lain. Bahkan, ban kendaraan juga tampak kempes.

Kasad Andika Perkasa Tunggu Kronologi Lengkap Peristiwa

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa berduka atas insiden yang menimpa prajuritnya tersebut. Saat ditemui di Mabes AD pada Rabu (24/6), Jenderal Andika masih menunggu kronologi lengkap peristiwa tersebut.

“Itu adalah operasi dihandle Mabes TNI, tapi memang prajurit-prajurit kami, yang jelas kami akan mengevaluasi dan kami ingin mendapat kronologi yang sebenarnya. Sehingga kita bisa evaluasi apa yang sebenarnya yang terjadi,” ujar Jenderal Andika di Mabes AD, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat seperti dikutip dari merdeka.com.

Jenderal Andika mengatakan bahwa TNI AD menyiapkan pasukan untuk misi perdamaian. Tetapi, untuk penugasan semua atas perintah dari Mabes TNI.

“Sehingga walaupun kami hanya menyiapkan personel, tapi penugasan semuanya dari Mabes TNI, kita bisa menyiapkan mereka (prajurit) lebih siap,” jelasnya.

Akibat dari penyerangan tersebut, ada prajurit TNI lain yang juga mengalami luka-luka.

“Satu yang meninggal, tapi satu itu luka. Ya mudah-mudahan masih ada harapan untuk pulih,” kata Jenderal Andika.

Perihal pemulangan jenazah akan diurus oleh pihak Mabes TNI. Hal ini lantaran semua prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian diberangkatkan oleh Mabes TNI.

“Kalau pengurusan jelas dari Mabes TNI, karena memang operasi mereka yang menggelar, mereka yang merencanakan, kemudian menyiapkan, menganggarkan mereka, kami tetapi juga proaktif. Artinya kita sudah berhubungan dengan keluarga dengan satuannya,” terangnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.