Makassar Terkini
Masuk

Foto Pogba Bawa Bendera Palestina Diedit, Diganti Bendera Israel

Terkini.id, Jakarta – Aksi Paul Pogba dan Ama Diallo yang membentangkan bendera Palestina di sela laga Premier League menarik perhatian banyak pihak.

Namun, muncul juga foto editan yang viral. Foto bendera yang dipegang pemain Manchester United tersebut diedit dan diganti bendera Israel. 
Belakangan, pengedit foto itu yang diketahui pemain bola asal Israel, buka suara.

Pemain asal Israel yang membela PSV Eindhoven, Eran Zahavi mengungkapkan alasannya mengedit foto bendera Palestina yang dibentangkan oleh sejumlah pemain di Premier League. 

Aksi itu diketahui bukan pertama kalinya. Eran juga sudah pernah mengedit foto (menggenti bendera Palestina dengan Israel) saat pemain muslim Leicester City, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana membentangkan bendera Palestina saat tampil di final Piala FA melawan Chelsea akhir pekan kemarin.

Lalu yang terbaru, Zahavi kembali mengedit bendera Palestina dan menggantinya dengan bendera Israel yang dibawa oleh dua pemain Manchester United, Paul Pogba dan Ama Diallo.

Bukan cuma mengedit foto. Dalam unggahan di instastory, Zahavi juga menuliskan kalimat yang seolah Pogba serta Diallo mendukung Israel. “Terima kasih kawan, kami sangat menghargai dukungan dari penjuru dunia”.

Melalui instagram storynya, Zahavi mengaku sengaja melakukan itu. Ada alasan dibalik tindakannya. 

“Sekarang saya telah mendapat perhatian dari kalian. Saya menjelaskan bahwa situasinya, tidak ada dari kalian tahu akar konflik dan tidak tahu dimana letak Gaza dan Yerussalem di peta. Jadi lebih baik gunakan media sosial untuk berdamai sehingga semuanya menjadi lebih sederhana,” tulis dia. 

Untuk diketahui, tindakan Pogba dan 3 pemain Premier League lainnya tersebut didasari solidaritas membela Palestina yang kondisinya tengah bergejolak karena mendapat serangan dari Israel. 

Awalnya serdadu Israel melakukan serangan di kompleks Masid Al-Aqsa. Ketegangan berlanjut, kelompok pejuang Palestina atau Hamas membalas lewat serangan roket. 

Akan tetapi, Israel merespons dengan cara yang lebih sadis. Hingga pekan ini sudah ada ratusan korban jiwa di Palestina yang meninggal.