Terkini.id, Jakarta – Ormas Front Pembela Islam atau FPI menurunkan tim khusus untuk mengejar pelaku penyebar hoaks yang menginformasikan Habib Rizieq Shihab tewas ditabrak unta di Arab Saudi.
Sekretaris Umum FPI Munarman mengatakan bahwa pihaknya tak terima dengan kabar fitnah yang disebarkan oleh pelaku terhadap imam besar mereka.
“Tim khusus sedang mencari orang pura-pura gila itu, yang kerjanya tiap hari cuma menghina para ulama di medsos. Lihat saja, akan diuber ke manapun,” kata Munarman, Kamis 24 September 2020 seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Ia pun dengan tegas menyebut pelaku penyebar hoaks itu sebagai orang gila. Pasalnya, kata Munarman, sedang ada tren orang menyerang ulama dan berpura-pura gila.
Munarman juga menilai bahwa pemfitnah dan penyerang ulama adalah orang-orang yang terorganisir.
- Desa Cantik, Data Berkualitas, Jeneponto Menuju Kemajuan Berbasis Informasi
- ATR/BPN Perkuat Kanal Pengaduan Digital, Dorong Transparansi Layanan Publik
- Membentuk Jejaran Harapan Masa Depan Petani, Jalan Rabat Beton TMMD ke-128 Makin Nyata
- Bupati Syaharuddin Alrif Luncurkan Desa Binaan MUI, Perkuat Akidah hingga Ekonomi Warga Sidrap
- Turnamen AAS CUP II 2026 Digelar Mei, Alumni Unhas Siap Reuni Lewat Mini Soccer
Oleh karenanya, FPI akan menindak tegas segala perbuatan yang mengancam keberadaan ulama.
“Akan kami hadapi secara tegas,” ujar Munarman.
Terkait kabar hoaks yang menyebut Habib Rizieq meninggal ditabrak unta tersebut, Munarman memastikan bahwa HRS dan keluarganya saat ini dalam kondisi sehat.
“Alhamdulillah beliau sehat wal afiah. Semoga bisa segera bergabung kembali ke Tanah Air yang sangat beliau cintai ini,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang netizen dengan nama akun YogaHowedes menyampaikan kabar yang menyebut HRS, diduga Habib Rizieq Shihab, tewas ditabrak unta di Arab Saudi.
Dalam postinganya itu, ia mencatut nama media asing, The New York Times.
Dalam unggahannya, akun YogaHowedes melampirkan foto tangkapan layar artikel pemberitaan mencatut nama The New York Times (NY Times), dengan judul “HRS dilaporkan tewas tertabrak Unta”.
Adapun tanggal terbit artikel itu seperti tertulis di postingan tersebut yakni bertanggal 20 September 2020.
Berikut narasi foto tangkapan layar artikel dalam postingan akun YogaHowedes:
HRS dilaporkan tewas tertabrak Unta pada acara Balapan Unta di Arab Saudi.
Sumber local menuturkana si Korban dengan sengaja menerobos batas dan memasuki lintasan balap.
Setelah diteluuri lebih dalam ternyata beliau sedang mabuk Pipis Onta karena tengah mengalami masallahh finansial serius.
Tetangga terdekat menuturkan setiap hari didatangi debt kolektor sebelum akhirnya mengalami depresi berat.
Namun, berdasarkan penelusuran fakta seperti dilansir dari Turnbackhoax.id pada Selasa 22 September 2020, diketahui bahwa klaim dalam postingan YogaHowedes adalah palsu alias hoaks.
Saat ditelusuri kata kunci yang sama di kolom pencarian nytimes.com, tidak ditemukan berita dengan judul tersebut pada artikel The New York Times.
Nytimes.com bahkan tidak pernah mengunggah berita dengan judul tersebut, baik pada 20 September 2020 maupun di tanggal lain.
Melansir artikel pemberitaan jpnncom berjudul “Dari Arab Saudi, Habib Rizieq Suarakan Penolakan Pilkada 2020” yang tayang pada Selasa, 22 September 2020, diketahui bahwa kondisi Habib Rizieq tidak seperti yang disampaikan oleh akun YogaHowedes.
Berdasarkan penelusuran fakta tersebut, maka disimpulkan postingan YogaHowedes yang menyebut Habib Rizieq Shihab (HRS) tewas ditabrak unta di Arab Saudi adalah informasi palsu atau hoaks.
Unggahan tersebut masuk dalam kategori misleading konten atau konten menyesatkan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
