FPI Singgung Kerajaan Saudi, Dubes RI: Berpotensi Menodai Kesucian Makkah

FPI Singgung Kerajaan Saudi, Dubes RI: Berpotensi Menodai Kesucian Makkah

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Publik dikejutkan dengan pernyataan Front Pembela Islam (FPI) saat melakukan aksi demo menolak Omnibus Law. Dalam unjuk rasa itu, mereka menyinggung soal kepulangan Habib Rizieq Shihab dan Kerajaan Arab Saudi.

FPI mengatakan bahwa Habib Rizieq Shihab sudah tak dicekal Kerajaan Arab Saudi dan segera kembali ke Indonesia untuk memimpin revolusi.

Terkait hal tersebut, Duta Besar (Dubes) RI di Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, menyayangkan pemakaian diksi ‘i’lan min Makkah al-Mukarramah’ atau pengumuman dari kota suci Makkah, yang digunakan FPI dalam pernyataannya itu.

Mengutip VIVA, Rabu 14 Oktober 2020, Agus menilai penggunaan diksi tersebut berpotensi menyinggung Kerajaan Arab Saudi.

“Kami menyayangkan pemakaian diksi ‘pengumuman dari kota suci Makkah’, yang bisa menyinggung Kerajaan Arab Saudi karena sangat berpotensi bisa menodai kesucian Kota Makkah sebagai kota turunnya wahyu,” kata Agus.

Baca Juga

Pihaknya mengatakan, dokumen tiga halaman yang dibacakan dalam demo 13 Oktober kemarin merupakan politisasi kota Makkah.

Setelah melakukan penyelidikan, Agus menyebut dokumen dengan ekstensi PDF itu dibuat pada tanggal 13 Oktober 2020 pada pukul 01.55 WIB.

Menurutnya, dokumen yang dibacakan dalam demo, yang menggunakan tiga bahasa (Indonesia, Arab dan Inggris), baru dibacakan 13 jam berikutnya di hadapan peserta demo di kawasan patung kuda.

Pada pembacaan, kata Agus, disebut surat itu baru saja dibuat, padahal sudah lebih dari 13 jam.

“Dokumen tersebut dibuat secara terburu-buru sehingga tanda baca dalam versi Arabnya hampir semua salah tempat. Makkah bukan tempat untuk meneriakkan revolusi untuk menentang pemerintahan yang resmi dan konstitusional atau dalam Bahasa Saudi “Al-Hukumah al-Syar’iyyah” Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Oleh karenanya, ia berharap agar semua pihak lebih berhati-hati dalam memilih diksi dalam bahasa Arab, karena berpotensi menebar masalah.

“Kata “i’lan” itu biasa diterjemahkan dengan “deklarasi”. Jadi dokumen tersebut bisa dibaca deklarasi revolusi dari Mekkah. Coba lihat dalam kamus-kamus istilah diplomatik,” ujar Agus.

Sebelumnya, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Shabri Lubis mengungkapkan bahwa Habib Rizieq Shihab akan segera pulang ke Indonesia untuk memimpin revolusi.

Hal itu disampaikan Shabri saat berorasi di mobil komando ketika FPI melakukan aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Selasa 13 Oktober 2020, hari ini.

“Imam besar Habib Rizieq Syihab akan segera pulang ke Indonesia untuk memimpin revolusi,” ujar Shabri dari atas mobil komando.

Dalam orasinya, ia menyebut bahwa pencekalan terkait Habib Rizieq oleh Kerajaan Arab Saudi telah dihapus.

Namun, pihaknya tidak merinci secara detail pencekalan yang ia maksud tersebut.

Oleh karenanya, Shabri menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Saudi dan pihak-pihak yang selama ini membantu Habib Rizieq.

“FPI dan umat Indonesia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap pemerintah Saudi dan semua pihak yang membantu Habib Rizieq Syihab,” ucapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.