Gajah Sumatera Betina Berusia 25 Tahun Kembali Ditemukan Mati di Riau, Penyebabnya Belum Dapat Dipastikan

Terkini.id, Jakarta – Lagi, seekor Gajah Sumatera betina ditemukan dalam kondisi mati di kawasan konsesi PT Riau Abadi Lestari, Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Rabu 25 Mei 2022 lalu.

Saat ditemukan, hewan terbesar di daratan tersebut mati dalam konsisi yang mengenaskan. Pasalnya, ditemukan darah yang mengalir keluar dari mulut dan anusnya.

Tim dokter hewan dari Kesehatan Hewan Kota Duri Bengkalis, saat melakukan observasi memperkirakan bahwa Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) tersebut berusia 25 tahun dan sedang mengandung janin dengan usia 22 bulan. Dikabarkan janin tersebut turut mati dalam kandungan induknya.

Baca Juga: Mahathir Nyatakan Kepulauan Riau dan Singapura Milik Malaysia, Netizen: Provokasi...

“Memang kami belum berani memastikan (mati karena kena racun). Harus ada data yang akurat untuk menyampaikan hal tersebut,” ucap Pelaksana tugas Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Fifin Arfiana Jogasara saat ditanyai melalui WhatsApp, dikutip dari Kompas.com pada 27 Mei 2022.

Dikabarkan bangkai gajah tersebut sudah tergeletak di tengah jalan saat ditemukan oleh karyawan perusahaan.

Baca Juga: Mahathir Mohamad Sebut Seharusnya Riau Jadi Milik Malaysia, Netizen: Ngajak...

“Tim mengambil sampel hati, dinding usus, paru, dan kotoran gajah tersebut untuk dilakukan uji laboratorium. Sampel bagian organ satwa akan segera dikirim ke Balai Veteriner di Bukittinggi, Sumatera Barat untuk mengetahui penyebab kematian Gajah Sumatera tersebut,” ungkap Fifin Arfiana Jogasara.

Kejadian gajah mati bukanlah yang pertama kali terjadi di Sumatera, seakan hal tersebut menjadi tragedi musiman di kawasan hutan Pulau Sumatera.

Sebelumnya, pada 30 April 2022 ditemukan seekor gajah jantan mati di aliran  sungai Desa Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Baca Juga: Mahathir Mohamad Sebut Seharusnya Riau Jadi Milik Malaysia, Netizen: Ngajak...

Kemudian, pada 10 April 2022 di Langkat Sumatera Utara, pihak Plt Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) mendapat laporan dari warga bahwa ditemukan dua ekor gajah mati dengan kondisi yang cukup mengenaskan. 

Gajah pertama ditemukan dalam kondisi terdapat luka tusukan dan tanpa caling, gajah kedua ditemukan dengan kondisi tersisa tulang belulang dan tidak lengkap.

Juga masih terdapat beberapa kasus kematian gajah lainnya yang terdapat di kawasan Pulau Sumatera. Dengan maraknya kasus tersebut, penting bagi pemerintah setempat bersama BBKSDA untuk terus melakukan observasi terkait kesehatan dan kondisi gajah liar di Pulau Sumatera.

Bagikan