Gaji Setara PNS? Ini Syarat Wajib dan Syarat Lain Pendaftaran Guru PPPK 2021

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
P3K
Foto: Ilustrasi (sumber: https://p3gtk.kemdikbud.go.id/)

Terkini.id, Makassar – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mengumumkan pembukaan pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Maret 2021.
Berbeda dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS), seleksi PPPK 2021 ini bisa diikuti seluruh guru honorer baik yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.
Hal ini tentu merupakan kesempatan yang baik untuk para guru honorer. Selain karena mendapat gaji dan tunjangan yang sama dengan PNS, PPPK 2021 juga menyediakan satu juta formasi yang nantinya akan diisi oleh seluruh guru honorer.
Adapun syarat wajib yang harus dipenuhi untuk ikut dalam seleksi tersebut di antaranya:
1. Guru honorer di sekolah negeri dan swasta (termasuk guru eks-Tenaga Honorer Kategori 2 yang belum pernah lulus seleksi menjadi PNS atau PPPK di tahun sebelumnya), atau
2. Terdaftar di Dapodik, atau
3. Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini sedang tidak mengajar.
Syarat di atas adalah syarat utama yang harus dimiliki guru honorer. Namun selain syarat-syarat di atas, syarat lain yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut:
1. Merupakan tenaga honorer K-II (Guru honorer dalam kategori ini gajinya tidak dibayarkan oleh APBN ataupun APBD tetapi oleh kebijakan sekolah tempat mereka mengajar atau instansi yang membawahinya)
2. Maksimal berumur 59 tahun saat mengikuti seluruh tahapan seleksi PPPK 2021
3. Pendidikan terakhir minimal S1/D4 (Program studi atau jurusan relevan dengan mata pelajaran di kurikulum)
4. Menandatangani Surat Pernyataan kesediaan untuk ditempatkan di sekolah negeri kabupaten/kota/provinsi sesuai wilayah tempat mengajar serta berdasarkan kebutuhan guru saat ini
5. Aktif mengajar hingga pendaftaran PPPK dibuka dibuktikan surat tugas dari Kepala Sekolah/Kepala Dinas. 
Pada surat dicantumkan informasi berikut:
– NUPTK/NIK
– Nama
– Tempat dan tanggal lahir
– Nama sekolah
– Mata pelajaran
– Kabupaten/kota/provinsi
Untuk mekanisme seleksi PPPK 2021, simak tahapan berikut ini.
1. Membuat akun melalui portal sscasn.bkn.go.id
2. Pilih menu PPPK atau ssp3k.bkn.go.id
3. Lakukan registrasi dan isi data yang diperlukan, yakni:
– Nomor peserta ujian K-II
– Tanggal lahir
– Nomor Induk Kependudukan (NIK)
– Nomor Kartu Keluarga (KK) atau NIK Kepala Keluarga
– Alamat email aktif, kata sandi atau password, dan pertanyaan keamanan
– Pas foto formal dengan ukuran minimal 120 KB maksimal 200 KB (format JPG atau JPEG)
4. Mencetak kartu informasi akun setelah data terisi lengkap
5. Lakukan login lagi di portal SSP3K dengan NIK dan kata sandi yang sudah didaftarkan
6. Melengkapi data yang diperlukan
Foto diri sambil memegang foto KTP dan kartu informasi akun
7. Pilih jabatan dan lengkapi riwayat pendidikan
8. Lengkapi biodata
9. Unggah dokumen yang diperlukan sesuai yang disyaratkan instansi
10. Periksa data yang sudh diisi pada form resume
11. Cetak kartu pendaftaran
12. Tunggu tim verifikator untuk memeriksa dokumen yang sudah diunggah.
Pelamar yang lolos seleksi administrasi akan memperoleh kartu ujian sebagai syarat mengikuti tahap selanjutnya.
Panitia seleksi PPPK di setiap instansi nantinya akan mengumumkan kelulusan pelamar.
Untuk diketahui bahwa tahapan seleksi pada PPPK 2021 hanya tahap administrasi dan tahap SKB. Tes yang diujikan pada tahap SKB pun berkaitan dengan tugas fungsional guru, pengetahuan tentang mata pelajaran, dan kemampuan dalam mengajar.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Penggiat Alam Sadarista Menggelar Temu Literasi

Longsor di Jembatan Layang Pattunuang Hambat Lalu Lintas Poros Maros-Bone

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar