Garuda Indonesia Kembali Beroperasi Layani Penumpang, Berikut Syaratnya

Garuda Indonesia
Garuda Indonesia Bombardier CRJ-1000ER (Airliners) / ist

Terkini.id, Jakarta – Maskapai nasional Garuda Indonesia mulai hari ini, 7 Mei 2020 Pukul 00.01, kembali melayani operasional penerbangan sebagai tindak lanjut kebijakan pengendalian transportasi selama Ramadan dan Idul Fitri 1441 H yang mengacu pada ketentuan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID -19 Nomor 4 Tahun 2020 dan aturan PM 25 Tahun 2020 Kementerian Perhubungan RI.

Layanan penerbangan tersebut akan dioperasikan dengan merujuk pada ketentuan kriteria masyarakat yang dapat mengakses layanan transportasi pada masa pandemi COVID-19.

Adapun yang dapat mengakses penerbangan tersebut seperti penumpang yang akan melaksanakan tugas kedinasan, kepentingan umum, kesehatan dan medis.

Selain itu, masyarakat yang akan pulang ke daerah asal, kebutuhan repatriasi, layanan fungsi ekonomi penting serta mobilisasi pekerja migran Indonesia maupun kriteria penumpang lainnya yang diatur sesuai dengan kebijakan yang diatur Gugus Tugas Percepatan COVID-19.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan reservasi layanan penerbangan tersebut dapat diakses mulai sore kemarin melalui seluruh kanal penjualan owned channel tiket Garuda Indonesia.

Baca juga:

“Kembali dioperasikannya layanan penerbangan domestik ini kami lakukan berdasarkan komunikasi intensif bersama pemerintah dan otoritas terkait dalam memastikan kesiapan kebutuhan layanan penerbangan selaras dengan misi berkesinambungan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 melalui implementasi protokol kesehatan yang jelas dan terukur, khususnya sebagaimana kebijakan yang diberlakukan otoritas terkait,” urai Irfan.

Menurut Irfan, Garuda Indonesia menerapkan prosedur penerimaan dan screening penumpang yang sangat ketat untuk layanan penerbangan yang dioperasikan, antara lain melalui pemberlakuan ketentuan penyertaan surat keterangan sehat dan negatif COVID-19 dari Rumah Sakit.

“Bagi penumpang dengan tujuan perjalanan dinas harus dibuktikan dengan menunjukkan kartu identitas kantor dan surat tugas dari kantor maupun instansi terkait, penyertaan surat pernyataan tidak mudik / surat keterangan tertulis alasan melakukan perjalanan,”terangnya.

Selain itu, kata Irfan, penumpang wajib memenuhi kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan sesuai ketentuan protokol kesehatan yang berlaku.

“Untuk informasi lainnya mengenai ketentuan kriteria penumpang dan persyaratan yang harus dipenuhi dapat mengakses https://www.garuda-indonesia.com/id/id/news-and-events/kebijakan-operasional-terkait-covid19,” tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Kabar Baik, XL Berikan Paket Data untuk Mitra Penjual Pulsa di Tengah Pandemi

1000 Paket Sembako XL Axiata untuk Nelayan Terdampak Pandemi Covid-19

Sambut HUT ke-50, Astra Motor Bagikan Ribuan Paket Sembako

Kehadiran Pabrik Gula JBM Bombana Bisa Membuat Harga Gula Terjangkau Masyarakat

Pabrik Gula JBM Bombana Libatkan Warga Kelola 10.000 Hektare Lahan Plasma

Arief Sebut Pengusaha Indonesia Hanya Mampu Bertahan Sampai Bulan Juni

Beli Xiomi Redmi 8A Pro dapat Paket Kuota 41GB dan Premium Akses VIU 90 Hari dari Smartfren

Mau Promosi Makanan di Internet? Simak Tips dan Panduan Berikut

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar