Terkini.id, Solok – Warga Kabupaten Solok, Sumatera Utara belum lama ini digegerkan dengan kemunculan aliran agama baru bernama ‘Agama Muslim’.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Sholahuddin Al Aiyub menjelaskan bahwa ada sejumlah tahapan untuk menentukan apakah sebuah aliran baru masuk ke dalam ajaran sesat atau tidak.
“Pertama harus diketahui secara pasti terkait informasi ajaran dari aliran tersebut, ini juga harus dari data primer bukan data sekunder saja, kemudian data tersebut harus di validasi, dikonfirmasi dengan aliran yang bersangkutan,” kata Sholahuddin dalam program tayangan iNews TV, Minggu, 25 Juli 2020 seperti dikutip dari okezonecom.
Sholahuddin mengatakan, MUI setempat harus melakukan pengkajian apakah ada indikasi penyimpangan atau tidak.
“Kalau dalam kajian tersebut indikasi bahwa aliran itu menyimpang ada tahapan lagi yaitu ajak mereka kembali keajaran yang benar,” ujarnya.
- Dirut Pelindo Hadiri Penyaluran 35 Ekor Sapi Kurban Serentak di Regional 4
- BSI Salurkan Lebih dari 24 Ribu Hewan Kurban Tahun Ini, Jumlahnya Naik 57 Persen
- Program TJSL Terang Berkah Ramadan PLN Sulselrabar Mulai Tersalurkan untuk Masyarakat Kurang Mampu
- Lonjakan Harga Bahan Material Jalan, Kalla Aspal Pastikan Layanan Tetap Optimal
- Ribuan Jamaah Padati Salat Idul Adha di Claro Makassar, Kurban 8 Ekor Sapi
Langkah-langkah tersebut, kata Sholahuddin, merupakan SOP tang ada di MUI yang harus dilaksanakan sebelum mengeluarkan fatwa apakah aliran tersebut sesat atau tidak.
Namun menurutnya, fatwa MUI adalah pilihan terakhir jika para pihak yang menjalankan aliran baru tersebut tidak ingin kembali kepada ajaran yang benar.
“Kira tak melakukan pendekatan fatwa tapi pendekatan dakwah, kita ajak lagi supaya mereka memiliki pengetahuan yang cukup sebelum mereka menjatuhkan pilihan dan meyakini aliran tersebut,” ujar Sholahuddin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
