Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini jagat media tengah dihebohkan dengan pernyataan seorang pendeta yang meminta Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Alquran, dan menyebut bahwa sesungguhnya yang dikerumini jin adalah Nabi Muhammad saw.
Pernyataan kontroversial terkait permintaan penghapusan ayat Al Quran itu, disampaikan
Pendeta yang diketahui bernama Saefuddin Ibrahim tersebut dalam menanggapi imbauan Menag terkait volume adzan beberapa waktu lalu.
Pasalnya, menurut Pendeta yang dulunya adalah seorang muslim ini, dalam 300 ayat dalam kitab suci umat Islam, yakni Al Quran itu mengajarkan paham radikal.
“Kenapa saya meminta menghapuskan 300 ayat dari Al Quran tersebut dari Al Quran Indonesia? Karena sangat mengerikan” tuturnya seperti dilihat dalam kanal Youtube pribadinya Saefuddin Ibrahim, Rabu, 16 Maret 2022.
Kemudian dalam video berjudul ‘Tanggung Jawab Seorang Kristen Sebagai Warga Negara’ itu, Saefuddin juga turut menanggapai pernyataan Ustadz Abdul Somad (UAS) yang menyebut bahwa salib itu ada jin kafir.
- Pendeta Saifuddin Larang Orang Masuk Kristen: Banyak Penipu dan Penjahat!
- Pendeta Saifuddin ke Felix Siauw: Boleh Saya Nyusu Sama Istri Kamu?!
- Pendeta Saifuddin: Muhammad Bilang Dia Akan Menikah Dengan Ibu Yesus!
- Sebut Hakim di Indonesia Bodoh, Pendeta Saifuddin: Saya Bukan Warga Indonesia Lagi!
- Berulah lagi, Pendeta Saifuddin Ibrahim: Nabi Muhammad Nikah Dengan Cara Kristen, Islam Itu Sekte Kristen!
“Justru Nabi Muhammad yang dikerumuni oleh jin, di dalam QS. Jin ayat 19 itu jelas sekali ayatnya,” katanya yang memperjelas tanggapan dari MKC terkait pernyataan UAS tersebut.
Ia kemudian juga menjelaskan alasan mengapa ia melontarkan pernyataan terkait penghapusan ayat Al Quran tersebut.
“Tidak ada salahnya saya meminta kepada Menag untuk merevisi atau men-skip ayat-ayat yang saya sampaikan ini diajarkan di sekolah di pesantren,” ungkap Saefuddin.
Saefuddin juga mengatakan hal itu ia sebut adalah karena pada dasarnya memang dirinya sudah terlebih dahulu mengenal ajaran Islam sebelum ia memutuskan untuk berpindah keyakinan.
“Bukan maksud saya untuk menyinggung-nyinggung agama Islam, karena memang dulu saya dari sana,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
