Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan upaya penanganan yang telah dilakukan sebagai wujud kesiapan dan kesigapan perusahaan dalam kondisi darurat dan prioritas kami adalah keselamatan dan pelayanan kebutuhan energi untuk masyarakat.
“Operasional dan distribusi kini kembali stabil, meskipun pengawasan diperketat hingga situasi dianggap benar-benar aman”, ujar Roberth.
Dari Sulawesi, Executive General Manager (EGM) Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, aparat keamanan dan instansi terkait yang turut terlibat di dalam penanganan keadaan darurat ini dan memastikan tidak ada risko lanjutan.
“Setelah api padam, proses cooling down, inspeksi, dan recovery dilakukan secara hati-hati. Tim HSSE pusat dan regional terus memantau area fasilitas untuk memastikan tidak ada risiko lanjutan”, ujar Fanda.
Roberth menambahkan, simulasi insiden di Luwuk menjadi pengingat penting bahwa energi adalah urat nadi masyarakat dan menjaganya berarti bekerja tanpa kompromi pada aspek keselamatan.
- PT Vale Perkuat Literasi Digital Anak Muda di Loeha Raya, Selaras dengan Agenda Nasional dan Global
- Tutup Pentil Ban Motor Hilang Jangan Disepelekan, Bisa Bikin Celaka
- Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham Menghadiri Grand Opening Seroeni Makassar di Kawasan CPI
- Chairman Jufri Rahman Sambut Hangat Delegasi BIMPNT-EAGA di Sulsel Perkuat Kolaborasi Olahraga dan Persaudaraan
- Makassar Resmi Jadi Kota Toleransi Nasional, Raih Penghargaan Harmony Award 2025
“Dari kantor pusat di Jakarta hingga ujung operasional di Luwuk, satu komitmen yang tetap sama: menjaga keselamatan, melindungi masyarakat, dan memastikan suplai energi terus mengalir”, tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
