Gelar Sosialisasi, Disperindag Jeneponto Bakal Relokasi Pasar Tamanroya ke Pasar Boyong

Disperindag Jeneponto
Gelar Sosialisasi, Disperindag Jeneponto Bakal Relokasi Pasar Tamanroya ke Pasar Boyong

Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto melalui Dinas Perindustrian dan  Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jeneponto terus berupaya mensosialisasikan rencana relokasi Pasar Tamanroya ke Pasar Boyong

Upaya itu dilakukan dengan mengundang 147 pedagang pada acara sosialisasi yang dilaksanakan di ruang Pola Pangrannuanta Kantor Bupati Kabupaten Jeneponto.

“Hari ini kita undang 147 pedagang yang sudah mendapatkan kunci sesuai dengan SK Kepala Dinas Perindag yang lalu, namun yang hadir cuman 77 orang,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Jeneponto, Muh Jafar kepada terkini.id, Senin, 15 Juli 2019, sekitar pukul 16.30 WITA.

Menurutnya, 147 pedagang yang sudah mendapatkan kunci sesuai dengan SK Kepala dinas Perindag sebelumnya dinyatakan batal dengan adanya keputusan Bupati Jeneponto.

“Dengan keluarnya keputusan Bupati tentang pencabutan SK Kepala Dinas Perindag sebelumnya, maka semua kios yang ada di Pasar Boyong itu sekarang sepenuhnya milik pemerintah Jeneponto,” ujarnya

Terkait pembagian kembali kios yang di Pasar Boyong, Pemkab Jeneponto dalam hal ini Dinas Perindag, menyerukan kepada semua pedagang lama di pasar Tamanroya dan pedagang baru untuk memasukkan permohonan.

“Semua pedagang wajib memasukkan permohonan, baik itu pedagang lama atau pun pedagang baru, karena pembagian kios aset pemerintah itu harus dibuatkan SK dan berita acara serah terima, pedagang tidak boleh memperjual belikan kios tersebut, dalam bentuk apapun,” jelas Muh Jafar.

Disperindag prioritaskan pedagang lama Pasar Tamanroya

Jafar pun menyampaikan akan memperioritaskan pedagang lama yang ada di Pasar Tamanroya.

“Pedagang lama harga mati untuk mendapatkan kios di pasar Boyong,” tegas Muh Jafar

Untuk penataan di Pasar Boyong, Jafar mengatakan akan menata per blok sesuai barang dagangan.

“Kita akan tata  dengan sebaik mungkin, kita akan tata per blok, sesuai jenis dagangan, seumpamanya di blok A semua pedagang baju, blok B semua pedagang beras, tidak boleh bercampur antara pedagang baju dan beras atau jenis dagangan lainnya dalam satu blok,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Jeneponto

Jeneponto Smart Branding Juara I GAFI 2019

Terkini.id,Jeneponto - Kabupaten Jeneponto berhasil meraih juara 1 kategori karya inovasi daerah lainnya sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dengan judul Jeneponto