Pemkab Jeneponto Peringati Nuzulul Qur’an 1442 H, Bupati: Jadikan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup

Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Bagian Kesra menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1442 Hijriyah m,  tahun 2021 di Masjid Agung, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa, 28 April 2021.

Peringatan Nuzulul Qur’an 1442 Hijriyah itu dihadiri oleh Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, Pimpinan DPRD, Wabup Paris Yasir, Unsur Forkopimda, Setda Jeneponto, Syafruddin Nurdin,  Ketua TP PKK Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan, para Kepala OPD, Kabag, ketua organisasi, para Camat dan sejumlah tokoh masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana, Kepala Bagian Kesra Setda Jeneponto, Sirajuddin Mamang, dalam laporannya menyampaikan, peringatan Nuzulul Qur’an 1442 Hijriyah mengangkat tema Al-Qur’an pencerah kehidupan, menata semangat, meraih kemuliaan, menuju Jeneponto sehat dan smart.

Baca Juga: Bupati Jeneponto Serahkan Kunci RLH, Program Lestari Nusa, Donatur Muslimah...

“Peringatan Nuzulul Qur’an ini dilaksanakan  sebagai upaya untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, memahami makna yang terkandung dalam Alquran untuk menjadikan pedoman dalam menjalankan kehidupan didunia,” terang Sirajuddin Mamang.

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya peringatan Nuzulul Qur’an 1442 Hijriyah tahun 2021 Masehi.

Baca Juga: Bupati Jeneponto Hadiri Rapat Paripurna Pengesahan Ranperda RPJMD 2018-2023

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jeneponto, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini, sebagai salah satu upaya pelestarian nilai-nilai kandungan Al-Qur’an, yang hal ini juga sebagai bagian dari perwujudan visi Religius pada Visi Jeneponto Smart 2023,” kata Iksan Iskandar.

Menurutnya, Al-Qurun adalah pedoman hidup yang lengkap karena mengandung banyak hikmah, sejarah, aturan hukum dan moral. Selain itu, AlQur’an juga mengandung ilmu pengetahuan sebagai pedoman, motivasi, dan patokan dalam menata perikehidupan masyarakat muslim.

“Perikehidupan yang dimaksud adalah tatanan kemasyarakatan sesuai dengan kondisi objektif setiap komunitas, dengan tetap bersendi pada prinsip-prinsip umum yang ditetapkan Al-Qur’an, Ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan secara bertahap oleh Allah bertujuan agar hukum dan aturan yang terkandung di dalamnya dapat ditetapkan secara evolutif sesuai kondisi sosio-kultural masyarakat,” jelas Iksan Iskandar.

Baca Juga: Resmikan Gedung PAUD Bupati Jeneponto Sebut Pendidikan adalah Ujung Tombak...

Lebih lanjut, Bupati Jeneponto dua periode mengatakan, setiap proses perubahan yang terjadi akan berlangsung secara ilmiah.

“Al Qur‘n merupakan petunjuk kehidupan untuk menggiring proses kearah yang lebih baik dalam mejalani kehidupan di dunia ini. Perlu dipahami bersama bahwa mempelajari dan mengajarkan Al-qur‘an tidak terbatas pada konteks bacaan saja. tetapi mengamalkan nilai AlQur’an secara menyeluruh akan menuntun kita menjadi umat Islam yang bertaqwa kepada Allah SWT,” ungkap Iksan Iskandar.

Di sisi lain, menurut Iksan Iskandar, globalisasi telah membuat tantangan hidup masyarakat muslim semakin kuat, karena perilaku kebebasan yang membuat manusia cepat terlena.

“Oleh karena itu, dengan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an yang baik, maka setiap individu muslim akan terlindung dari pengaruh buruk globalisasi itu sendiri. termasuk tentunya radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai Alquran. Untuk itu, wajib bagi kita untuk membaca dan mengamalkan Al-Qur’an secara benar, agar hal negatif globalisasi dapat disaring, sehingga kita dapat memaksimalkan sisi positifnya dan tidak mudah terprovokasi,” tutup Iksan Iskandar.

Bagikan