Terkini.id, Parepare – Salah satu gereja tertua di Kota Parepare, Sulawesi Selatan akan dijadikan cagar budaya. Pada tahun 2016 lalu pemerintah kota Parepare melalui Dinas Olahraga, Pemuda dan Pariwisata telah melakukan kajian dan pembahasan cagar budaya.
Salah satu poin yang patut dipertimbangkan yaitu Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel telah berdiri sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia tepatnya Gereja ini diresmikan pada tahun 1931.
Bukan hanya sebatas pengkajian, pada bulan Desember 2016 lalu Dinas Olahraga, Pemuda dan Pariwisata telah memasang Marka Cagar Budaya di lokasi Gedung Gereja GPIB Immanuel jalan Bau Massepe.
“Sudah pernah dilakukan pengkajian dan pembahasan oleh Dinas Pariwisata untuk dijadikan cagar budaya,” kata Majelis Jemaat GPIB Immanuel Irawadi Walalangi, Rabu 18 Desember 2019.
Menurut Irawadi, meski belum mendapatkan status defenitif sebagai cagar budaya, berkas pengkajian sudah dilayangkan ke Kementerian Kebudayaan. Pihak Gereja pun hanya menunggu hasil dari Kementerian agar status Gereja bisa jelas.
- Wali Kota Makassar: Pemerintah dan Gereja Bersinergi Rawat Kedamaian dan Kebersamaan
- Peletakan Batu Pertama Gedung Jemaat Masale, Walikota Makassar: Pemimpin Harus Milik Semua Umat
- Kapolres Bogor Tanggapi Penolakan Ibadah Natal di Rumah Warga
- Ancam Masuk Neraka Jika Tidak Berikan Sebagian Gaji Untuk Tuhan, Pendeta Luga Dihujat Netizen: Tuhan Kok Egois?!
- Pendakwah Alfian Tanjung Sindir Menteri Agama: Sebetulnya Dia Agamanya Apa?
“Kita tinggal tunggu hasilnya dari Kementerian, karena berkasnya sudah dikirim. Semoga bisa dijadikan cagar budaya,” harapnya.
Kehadiran Gereja GPIB Immanuel ini telah mengisi perjumpaan dengan masyarakat plural bahkan turut membentuk realitas sosial dan ruang terbuka publik di Kota Parepare.
Jemaat GPIB Immanuel turut berperan penting dalam menjaga kelestarian gereja, jika perawatan Gereja akan dilakukan para jemaat selalu hadir dan memberikan donasi untuk pengembangan GPIB Immanuel.
“Untuk perawatannya, sejauh ini kita masih mengandalkan uluraan tangan jemaat. Pemerintah setempat hanya bisa membantu jika status defenitif sebagai cagar budaya sudah dikantongi,” kata dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
