Terkini, Makassar – PT Garuda Gemah Nusantara (GGN) melalui Cuwitan Digital bersama Coca-Cola Indonesia menggelar Festival Sepak Bola Rakyat di Lapangan Bola Telkom, Kota Makassar, pada 21–23 Mei 2026. Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 670 talenta muda dari 32 Sekolah Sepak Bola (SSB) dan SMA di Makassar serta menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem sepak bola nasional.
Direktur PT Garuda Gemah Nusantara (GGN), Rizky Aidi, yang juga pemilik brand Cuwitan Digital, mengatakan festival tersebut merupakan wujud komitmen dalam membangun sepak bola yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak daerah untuk berkembang.
“Ini bukan sekadar turnamen; ini adalah panggung bagi anak-anak daerah untuk bermimpi lebih tinggi. Melalui Cuwitan Digital, kami ingin memastikan bakat-bakat ini tidak hanya terasah di lapangan, tetapi juga memiliki ruang di ranah digital,” ujar Rizky, Sabtu (23/5/2026).
Festival Sepak Bola Rakyat menjadi wadah penjaringan talenta muda di wilayah Sulawesi, khususnya Palu, Makassar, dan Manado. Sebelumnya, kegiatan serupa telah melibatkan 675 peserta dari 32 SSB di Labuan Bajo, Jakarta, dan Palu.
Di Makassar, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan mulai dari coaching clinic, pertandingan kompetitif antar peserta, hingga aktivitas komunitas yang dirancang untuk memberikan pengalaman sepak bola secara menyeluruh.
- Pendaftaran APINDO Run Festival 2026 Mulai Dibuka, Hadirkan Kategori 3K dan 5K, Hadiah Ratusan Juta Menanti
- Jejak H Paris Yasir, Pemimpin yang Meruntuhkan Sekat, Berjalan Langkah Sejajar Bersama Rakyat Turatea
- Ramadhipa Siap Hadapi Tantangan Baru di Moto3 Junior World Championship 2026
- Jejak Satgas TMMD Ke128 di Tanah Turatea, Merajut Harapan, Hadirkan Kepastian Ekonomi Warga Pelosok Desa
- UMI Masuk Tiga Besar Kampus Terbaik di Makassar Versi SINTA 2026, Prof Hambali: Buah Ketulusan Sivitas Akademika
Selain pengembangan teknis di lapangan, festival juga menghadirkan bazaar makanan dan minuman yang melibatkan pelaku UMKM lokal sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria menilai, pembinaan atlet sejak usia muda membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari federasi, pemerintah, swasta hingga komunitas akar rumput.
Menurutnya, keterlibatan sektor swasta menjadi bagian penting dalam menciptakan program berkelanjutan yang berdampak langsung terhadap pengembangan generasi muda.
“Kami mengapresiasi Coca-Cola Indonesia sebagai mitra swasta yang mengambil peran krusial dalam menciptakan wadah edukatif bagi peserta usia 15 hingga 18 tahun, serta Cuwitan Digital yang mengemas kegiatan ini dengan relevansi budaya populer masa kini,” ujarnya.
Festival tersebut juga menghadirkan dimensi digital melalui podcast “Nobar (Ngobrol Bola Ramean) bersama Coca-Cola”, yang dipandu figur sepak bola nasional untuk mendekatkan penggemar dengan para idola mereka. Berbagai aktivitas di balik layar turut ditayangkan melalui kanal Cuwitan62.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
