Giring Mendadak ke Lokasi Formula E, Humaidi: Negara Tidak Butuh Politisi Pencari Kesalahan!

Terkini.id, Jakarta – Aksi Ketum DPP PSI Giring Ganesha kembali menjadi sorotan publik. Kali ini Giring melakukan inspeksi mendadak alias sidak ke lokasi Formula E di Jakarta Utara.

Aksi Giring diunggah langsung olehnya melalui media sosial, saat mengecek calon lokasi sirkuit, Giring pun terjebak lumpur hingga tak bisa berkutik.

Bahkan, terlihat mantan vokalis grup band Nidji itu harus dibantu oleh rekannya untuk keluar dari jebakan lumpur di lokasi tersebut.

Baca Juga: PSI Menggelar Penggalangan Dana Untuk Beli Gorden DPR Rp43,5 Miliar

Kendati demikian, bukannya mendapat perhatian dari publik, malah yang didapatnya yakni netizen ramai menghujat Giring.

Dengan kekuatan netizen, bukan hanya hujatan yang diperolehnya, melainkan namanya pun sempat menjadi trending di Twitter.

Baca Juga: Sindir Giring, Haris: Jangankan Ikut Pilpres, Ikut Pemilihan Ketua RT...

Nah, salah satu yang mengomentari tindakan tersebut yakni Sekretaris Pemuda Muhammadiyah, Humaidi Rahman.

Humaidi mengatakan bahwa pengawasan Giring terkait program Pemprov DKI Jakarta itu merupakan kegiatan yang kurang kerjaan.

Humaidi menjelaskan bahwa seharusnya Giring bisa mengoptimalkan peran delapan legislatornya di DPRD DKI Jakarta untuk melakukan fungsi pengawasan.

Baca Juga: Sindir Giring, Haris: Jangankan Ikut Pilpres, Ikut Pemilihan Ketua RT...

Ia dinilai datang hanya untuk mencari kesalahan demi meningkatkan popularitasnya.

“Bukan malah datang sendiri mencari-cari kesalahan demi meningkatkan popularitas partainya,” ujar Humaidi, seperti dikutip terkini.id dari Rmolid pada Jumat, 7 Januari 2022.

Tak hanya itu, Humaidi mendorong agar Giring kembali saja ke habitat awalnya yakni sebagai musisi dan entertainer.

Hal itu lantaran, di panggung hiburan, ruang aktivitas dan kreativitas Giring tak terbatas.

“Namun sebaliknya, aksi Giring seringkali melakukan nyinyiran dan hasutan serta menebar kebencian. Bangsa ini membutuhkan politisi yang negarawan bukan politisi yang hanya mencaci maki mencari kesalahan,” ujar Humaidi.

Bagikan