Oleh karena itu, GM bertekad menggagalkan skenario tentang Prabowo-Gibran. Meski sudah sepuh, tokoh kelahiran 29 Juli 1941 itu tidak mau berdiam diri membiarkan sandiwara pemburu kekuasaan itu.
“Tadinya saya mau pasif, hanya melukis dan menulis, golput, tetapi yang dipertaruhkan Pilpres 2024 begitu besar, sebuah tanah air, sejumlah nilai-nilai kebajikan, sebuah generasi baru yang berjuta-juta. Saya putuskan untuk dalam usia lanjut ini, ikut mereka yang melawan untuk perbaikan,” tutur GM.
“Mudah-mudahan teman-teman bersama saya,” harapnya.
Ketika dimintai konfirmasi validitas surat tersebut, GM membenarkan bahwa surat itu memang dirinya yang menulis. Surat tersebut, kata GM, bukan sebagai ungkapan kemarahan tapi lebih kepada sebuah kesedihan karena telah terjadi penghianatan terhadap norma dan etika bernegara.
“Saya lebih sedih daripada marah. Sedih juga terhadap teman-teman yang terjerumus,” katanya.
Sebagai pendukung, selama ini GM memang sering memuji kinerja Jokowi. Ketika ada kelompok yang menyerang atau mencemooh Jokowi dia juga tidak sungkan untuk meluruskan. Dengan segala perkembangan yang terjadi di MK saat ini membuat dirinya merasa benar-benar terpukul. Bahkan GM mengaku cukup emosional ketika menyampaikan isi hatinya.
“Maaf, saya tulis kalimat-kalimat itu dengan sedikit menangis,” tutup GM lirih, menitikkan air mata.
Sebelumnya, sejumlah intelektual yang dikenal karena kredibilitas dan integritasnya, menyorot uji materi batas usia capres-cawapres di MK. Hal ini lantaran, gugatan ini erat kaitannya dengan Gibran, sang putra Presiden. Sementara, Ketua MK adalah adik ipar Presiden Jokowi, atau paman Gibran.
Sejumlah intelektual terkemuka itu antara lain, Menko Polhukam Mahfud MD, akademisi Universitas Andalas Feri Amsari, mantan Ketua MK Prof Dr Jimly Asshiddiqie, Direktur Pusat Studi Hukum dan Pemerintahan (Pushan) UGM Oce Madril, dan sejumlah intelektual berintegritas lainnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
