Terkini.id, Gowa – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, H Muchlis optimis Kabupaten Gowa bisa naik peringkat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di tahun 2020 ini.
Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang diikuti 16 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu 26 Februari 2020.
Muchlis menyebutkan bahwa saat ini Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Gowa mendapat predikat B dengan nilai 63,25.
“Saya harapkan disini yang 16 SKPD ini lakukan penilaian dulu untuk Reformasi Birokrasi ini dengan baik kemudian kita akan kembangkan karena tahun depan kita harap SAKIP kita sudah meningkat dari B ke BB,” ujar Muchlis.
Sementara untuk menuju predikat BB, Muchlis menyebutkan Kabupaten Gowa butuh nilai 70 ke atas. Olehnya itu, ia juga berharap tahun ini Kabupaten Gowa bisa mencapai nilai tersebut.
- Komentari Postingan Anies, Warganet: Diem-diem Berprestasi, Semoga Menginspirasi Pemimpin yang Lain
- Anies Posting Penghargaan SAKIP, Netizen: Paling Juga Beli Itu Penghargaan
- Anies: Pertama Kali dalam Sejarah, Pemprov DKI Jakarta Raih Predikat A Sistem Akuntabilitas
- Danny Baru Menjabat 2 Bulan, Makassar Raih Nilai SAKIP dan RB Tertinggi di Sulsel
- Ikuti SAKIP Award, Pemkot Palopo Raih Peringkat B
“Oleh itu saya juga berharap semua SKPD harus kerja dengan baik. Harapan kita, kita mencatatkan diri sebagai Kabupaten pertama yang dapat A minimal BB,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Kabupaten Gowa, Azhari Azis menyebutkan bahwa ada delapan penilaian yang menjadi komponen pengungkit dalam Penilaian Mandiri Pelakasanaan Reformasi Birokrasi.
Pertama manajemen perubahan dengan bobot 5,00, penataan peraturan perundang-undangan bobot 5,00, penataan dan penguatan organisasi bobot 6,00, penataan tatalaksana memiliki bobot 5,00, penataan sistem manajemen SDM 15,00, penguatan akuntabilitas 6,00, penguatan pengawasan 12,00 dan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan bobot 6,00.
“Pelaksanaan peniliain mandiri pelaksanaan reformasi birokrasi ini untuk mememperoleh informasi mengenai pelaksanaan reformasi birokrasi dalam upaya perbaikan yang perlu dilakukan dalam setiap SKPD. Kami sangat berharap kerja sama dalam pelaksanaan penilaian mandiri ini agar dapat terlaksana dengan baik,” harapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
