Gubernur DKI Anies Baswedan Memutuskan Menerapkan PSBB Kembali, Ini Alasannya

Terkini. Id, Jakarta – Laju penularan virus Corona COVID-19 di DKI Jakarta kian mengkhawatirkan.

Hal ini membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya mengambil keputusan menarik ‘rem darurat’ kembali menerapkan PSBB ketat.

Menurut Anies saat ini beban fasilitas kesehatan di Jakarta sudah mencapai ambang batas. Artinya jumlah pasien COVID-19 yang dirawat sudah hampir memenuhi 100 persen kapasitas rumah sakit (RS).

Baca Juga: Soroti Foto Anies Baswedan, Netizen: Wow Masker Lu Mana Tong

Menurut data yang dihimpun hingga 6 September 2020, sebanyak 83 persen tempat tidur ICU di 67 rumah sakit (RS) rujukan Corona sudah penuh. Sementara itu tempat tidur ruangan isolasi pada tanggal yang sama sudah terisi sekitar 77 persen.

Upaya meningkatkan kapasitas RS disebut Anies akan sia-sia bila tidak dibarengi dengan upaya pembatasan untuk menekan laju penularan.

Baca Juga: Jalur Sepeda Rp28 Miliar akan Dibongkar, Denny Siregar Sindir Anies:...

“Bila situasi ini berjalan terus, tidak ada pengereman, maka dari data yang kita miliki bisa dilihat proyeksi tanggal 17 September penuh sesudah itu tidak akan mampu menampung pasien COVID lagi,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, lewat konferensi pers yang disiarkan kanal Pemprov DKI.

“Ya jangka pendek kita akan terus meningkatkan kapasitas, tapi bila tidak ada pembatasan ketat maka ini hanya sekedar mengulur waktu,” lanjutnya.

Terakhir Anies kembali mengingatkan bahwa situasi di DKI Jakarta saat ini benar-benar darurat.

Bagikan