Gubernur Sulsel Ajak Pemda Kabupaten/Kota Evaluasi Aturan Yang Menghambat Investasi

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah menyerahkan DIPA Tahun Anggaran 2020, di Kantor Gubernur Sulsel, Senin 18 November 2020

Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mengajak Pemerintah Daerah (Pemda) di 24 kabupaten/kota untuk mengevaluasi aturan yang menghambat masuknya investasi di Sulsel.

Hal itu diungkapkan, Nurdin Abdullah dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi dan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2020, di Ruang Pola Kantor Gubernur, Senin 18 November 2019.

“Kita berharap kabupaten/kota menjadi ramah investasi. Mari kita mengevaluasi aturan-aturan yang menghambat investasi,” kata Nurdin Abdullah.

Lanjut Nurdin Abdullah, hal itu bertujuan demi terciptanya percepatan pembangunan di daerah agar masyarakat dapat menikmati betul manfaatnya.

“Presiden menyampaikan beberapa hal terkait percepatan pembangunan. Presiden juga menyampaikan kepada TNI-Polri mari kita menbangun sinergi dan kolaborasi untuk kemajuan daerah kita,” kata mantan Bupati Bantaeng dua itu.

Pada kesempatan tersebut juga, Prof Nurdin Abdullah menyampaikan bagaimana seluruh elemen pemerintah melalui Forkopimda agar membangun harmonis untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan di Sulsel sendiri.

“Bapak presiden juga menyampaikan agar kita semua membangun harmonisasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan,” pungkasnya.

Diketahui acara penyerahan DIPA tersebut dihadiri seluruh Forkompinda dari 24 kabupaten kota se-Sulsel dan Forkompinda Sulsel masing-masing menerima DIPA tahun anggaran 2020.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bantaeng

Pelabuhan Ekspor Akan Dibangun di Bantaeng

Terkini.id -- Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah membeberkan, akan dibangun pelabuhan ekspor di Kabupaten Bantaeng.Hal itu disampaikan Nurdin Abdullah ketika memberikan sambutan pada
Bantaeng

Bantaeng Raih Dua Penghargaan dari OJK

Terkini.id, Bantaeng - Pemerintah Kabupaten Bantaeng meraih dua penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sabtu, 26 Oktober 2019. Penghargaan itu diserahkan pada acara Expo Literasi