Terkini.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah mengajak seluruh pemuda untuk mengedepankan penyelesaian masalah dengan berdialog bukan di jalanan.
Sebab, pada momentum hari Sumpah Pemuda yang ke 91 ini menjadi momentum untuk meninggalkan segala sesuatu langkah yang bisa mencoreng nama baik anak muda di bangsa ini, lebih-lebih untuk Sulawesi Selatan.
“Saya kira makna dari sumpah pemuda ini, bersatu padu kita tinggalkan semua hal-hal yang mencoreng nama baik bangsa, tentu kita juga inginkan apapun perbedaan yang ada, apapun kesalahan-kesalahan yang dianggap merugikan bangsa, mari kita duduk bersama kita selesaikan dengan dialog bukan kita menyelesaikan di jalan, tapi kita selesaikan dalam bentuk dialog supaya ada solusi,” jelas Prof NA usai upacara Hari Sumpah Pemuda, di Rujab Gubernur Sulsel, Senin 28 Oktober 2019.
Namun, yang paling penting sekali untuk selalu Pemuda Indonesia khususnya Sulsel harus betul-betul menciptakan kolaborasi dengan baik supaya bisa menjaga nama baik Sulsel, Indonesia secara umum.
“Saya kira kunci dari segala peringatan termasuk hari Sumpah Pemuda kita berharap kolaborasi sinergitas kita bangun bersama kalau kita bercerei berai kita menjadi bangsa yang lemah, tapi kalau kita bersatu terus kita bangun kebersamaan gotong royong kita hidupkan, para pemuda bersinergi Insyaallah cita bangsa ini akan kita wujudkan,” kata mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
- Gubernur Sulsel Dorong Kabupaten/Kota Terapkan Sistem Manajemen Talenta Full bagi ASN
- Tri Tito Karnavian Puji Kepemimpinan Gubernur Sulsel dalam Sukseskan Program Zero Dose
- Gubernur Andi Sudirman: Calon Ketua PWI Sulsel Harus Tak Terikat Partai Politik
Untuk itu, Indonesia saat ini selain akan menghadapi bonus demografi, namu Pemuda di Indonesia harus betul-betul menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan masa depan dengan wawancara dan potensi.
“Kita harus menyadari bahwa satu keunggulan Indonesia adalah kita akan mendapatkan bonus demografi umur produktif oleh karena itu kita berharap para pemuda untuk betul-betul terus meningkatkan skill, wawasan, jaringan, karena hanya itu yang bisa menjadi tantangan masa depan kita,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
