Gubernur Sulsel Akan Pecat Oknum Pelaku SPPD Fiktif dan Cashback

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah menerima kunjungan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan, di Kantor Gubernur, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin 27 Januari 2020.

Terkini.id — Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menegaskan akan non job dan pecat oknum pelaku pembuat Surat Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif.

Sanksi itu juga berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov Sulsel yang meminta cashback atau uang kembali. 

“Jadi kalau ada pejabat yang minta cashback, jangankan kita non job, kita usulkan dipecat,” tegas Prof  Nurdin Abdullah, Senin, 27 Januari 2020. 

Mantan Bupati Bantaeng ini mengatakan,  oknum yang memotong uang SPPD pegawai di lingkup Pemprov Sulsel, betul-betul tidak memiliki hati nurani sebagai sesama manusia. 

“Misalnya pegawai golongan dua yang berangkat tinggalkan keluarga. Keluarga bilang apa, pak jangan sampai uang jalannya dipotong, supaya bisa juga buat ini buat itu,” ujarnya

Menarik untuk Anda:

Begitu pula dengan cashback dianggapnya sangat merugikan pegawai yang mengalaminya. 

“Kalau disuruh kembalikan lagi, kan bisa gigit jari orang, jadi kalau saya itu nggak manusiawi, dan rezeki kita sudah diatur sama Tuhan,” jelasnya. 

Olehnya itu, dibawah kepemimpinannya, Pemprov Sulsel menerapkan sistem pembayaran non tunai. Hal itu untuk menghindari kejadian serupa.

“Itulah pentingnya non tunai mencegah itu. Jadi kalau masih ada orang mengakal-akali, ini orang nggak bisa diampuni itu,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Gubernur Sulsel Minta Kapal Ro Ro Selayar Diselesaikan

BI Sebut Momentum Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Perlu Terus Dijaga

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar