Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah menyebut adanya pejabat lingkup Pemprov Sulsel yang menjadi “duri dalam daging”.
Olehnya itu, Nurdin mengambil langkah tegas dengan memberhentikan pejabat eselon II yang dimaksud oleh Nurdin Abdullah. Hanya saja ia masih merahasiakan identitas pejabat tersebut.
“Saya tidak ingin punya tim work tapi ada duri dalam daging, nggak boleh. Nggak boleh itu terjadi ini mengganggu kerja kita. Jadi kita harus ganti, nanti Sekda serahkan pemberhentian kemudian kita Pltkan saja dulu,” ujar Nurdin Abdullah di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Senin 10 Juni 2019.
Selain itu, ia juga menyindir tentang loyalitas sejumlah pejabat lingkup Pemprov yang masih loyal terhadap pemimpin sebelumnya.
“Setelah Pilkada selesai, pimpinan berubah loyalitas mu juga harus berubah, kamu harus loyal dengan pemimpin yang ada saat ini,” ungkap Mantan Bupati Bantaeng ini.
- Di Hari Jadi ke-66, Gubernur Canangkan Kota Parepare sebagai Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
- Gubernur Sulsel Dorong Percepatan Pembangunan Enrekang di HUT ke-66
- Resmikan Lapangan Gaspa, Gubernur Sulsel Dorong Semangat Olahraga Warga Palopo
- Hari Jadi Wajo ke-627, Gubernur Sulsel Percepat Pembangunan Jalan dan Irigasi
- Perkuat Jaringan Irigasi, Gubernur Sulsel Groundbreaking Program MYP Irigasi di Soppeng-Bone-Wajo
Pada kesempatan itu pula, Nurdin Abdullah berencana akan melakukan lelang jabatan. “Hari ini terbuka dua lelang jabatan yaitu, Asisten I dan Binamarga,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
