Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah menyebut adanya pejabat lingkup Pemprov Sulsel yang menjadi “duri dalam daging”.
Olehnya itu, Nurdin mengambil langkah tegas dengan memberhentikan pejabat eselon II yang dimaksud oleh Nurdin Abdullah. Hanya saja ia masih merahasiakan identitas pejabat tersebut.
“Saya tidak ingin punya tim work tapi ada duri dalam daging, nggak boleh. Nggak boleh itu terjadi ini mengganggu kerja kita. Jadi kita harus ganti, nanti Sekda serahkan pemberhentian kemudian kita Pltkan saja dulu,” ujar Nurdin Abdullah di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Senin 10 Juni 2019.
Selain itu, ia juga menyindir tentang loyalitas sejumlah pejabat lingkup Pemprov yang masih loyal terhadap pemimpin sebelumnya.
“Setelah Pilkada selesai, pimpinan berubah loyalitas mu juga harus berubah, kamu harus loyal dengan pemimpin yang ada saat ini,” ungkap Mantan Bupati Bantaeng ini.
- Gubernur Sulsel Borong Miniatur Pinisi Karya UMKM Bulukumba di Pameran HUT Dekranas ke-46
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
- Jalan Lingkar Unhas Masuki Tahap Betonisasi, Gubernur Sulsel: Demi Kelancaran Mobilitas Warga
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
Pada kesempatan itu pula, Nurdin Abdullah berencana akan melakukan lelang jabatan. “Hari ini terbuka dua lelang jabatan yaitu, Asisten I dan Binamarga,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
