Gubernur Tinjau Progres Proyek Rp46 Miliar Dikawasan Wisata Bulukumba

Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah meninjau progres proyek senilai Rp45 miliar di dalam kawasan wisata Bira Bulukumba.

Terkini.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah meninjau progres proyek senilai Rp45 miliar di dalam kawasan wisata Bira Bulukumba. 

Rp45 miliar ini merupakan anggaran bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel tahun anggaran 2020. 

Nurdin Abdullah mengaku, ini merupakan bentuk support Pemprov Sulsel untuk menjaga pariwisata kita di Bulukumba. 

“Iya, pagi ini kita meninjau progres pembangunan pedistrian dan pembangunan lainnya di dalam kawasan wisata Bira Bulukumba ini,” ungkapnya, di Pantai Bira Bulukumba, Kamis 30 Juli 2020. 

Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Infrastruktur, Hendra Pachri menjelaskan, pembangunan untuk tahun ini terdiri dari pedistrian sepanjang 700 meter, pasar seni dan terminal. Sementara untuk pembangunan tahap dua atau anggaran tahun 2021 merupakan Pelabuhan Bira-Selayar. 

Menarik untuk Anda:

“Ada dua tahap tadi yang di survei terkait pembangunan pariwisata di dalam kawasan Wisata Bira dan Bira Timur Bulukumba. Sementara untuk jumlah keseluruhan yang masuk di dalam kawasan wisata Bira Bulukumba sebanyak Rp 43 miliar, dari Rp 50 miliar untuk Bulukumba,” jelasnya. 

Adapun peninjauan lainnya yakni lokasi rencana pembangunan pelabuhan Bira-Selayar. Area tersebut masih dalam proses pengukuran berapa aset milik Pemprov Sulsel dan Kabupaten Bulukumba. 

“Baru perencanaan berapa aset Pemprov sana di untuk pembangunan pelabuhan Bira-Selayar. Saat ini belum ada luasannya. Dan diharapkan secepatnya ada hasil luasan, disitu pencernaan diselesaikan di 2020 akhir dan masuk tahap pekerjaan 2021,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Menko Marvest Luhut Minta Para Gubernur Mencontoh Gubernur Sulsel

YKI Sulsel Gelar Webinar Edukasi Kalahkan Kanker Prostat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar