Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Guntur Romli menanggapi berita soal Ustaz Yusuf Mansur yang diduga melakukan penipuan investasi.
Guntur Romli menyindir bahwa jika ini benar, maka Yusuf Mansur memakai agama sebagai kedok menipu dan melindungi diri.
“Pake agama sebagai kedok menipu dan melindungi diri, kalau ini benar, mau sampe kapan dibiarkan makan banyak korban?” katanya melalui Twitter @GunRomli, seperti dikutip dari Jumat, 24 Juni 2022.
Bersama pernyataannya, Guntur Romli membagikan berita berjudul “Dugaan Penipuan Investasi Yusuf Mansur Rp50 Miliar Dibongkar, ART hingga Jenderal Jadi Korban”.
Dilansir dari Kompas TV, Ustaz Yusuf Mansur disebut telah melakukan sejumlah dugaan penipuan investasi terhadap ratusan orang.
- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Guntur Romli Sentil AHY Soal G20: Dia ini Dangkal Komennya
- Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi
- Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi
- Jusuf Kalla Sebut Semakin Anies Baswedan Direndahkan Maka Akan Semakin Populer
Ustaz Yusuf Mansur diduga telah menjadikan pembantu rumah tangga, marbot masjid, pengacara, pengusaha, hingga jenderal berbintang sebagai korbannya.
Keterangan ini disampaikan oleh Herru Joesoef selaku pendamping hukum investor yang merasa ditipu Yusuf Mansur dalam Sapa Indonesia Pagi KOMPAS TV pada Kamis, 23 Juni 2022.
Sebagai informasi, Herru memberikan pendampingan bagi korban untuk dugaan penipuan investasi batubara, patungan usaha, patungan aset, kondotel moya vidi, tabung tanah, karyawan paytren yang 20 bulan tidak digaji dan di-PHK tanpa pesangon yang diduga melibatkan Yusuf Mansur.
Heruu mengatakan bahwa untuk investasi batubara, dugaan penipuan tersebut dilakukan Yusuf Mansur kepada jemaah Masjid Darussalam, Kota Wisata Cibubur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
“Ini kejadiannya tahun 2009 dan awal 2010, melibatkan jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur Kabupaten Bogor, 250 orang dengan uang yang terkumpul Rp46-50 miliar, sampai hari ini belum terselesaikan,” katanya.
Herru mengatakan bahwa setelah investasi tidak tidak bisa mengembalikan uang para Jemaah Masjid Darussalam.
“Dia selalu mengelak 12 tahun ini. Ketika ditanya tentang investasi batubara dia selalu mengatakan itu hoaks,” ujarnya.
Padahal, kata Herru, posisi Ustaz Yusuf Mansur adalah sebagai Komisaris Utama pada perusahaan Adi Partner Perkasa.
“Perusahaan di mana tambang batubara itu katanya ada produknya, ternyata nggak ada produknya, memang perusahaannya ada, (tapi) produknya nggak ada,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Herru mengungkapkan bahwa transfer investasi batubara ini memiliki banyak saluran.
Ada yang berinvestasi langsung ke perusahaan, lewat baitulmal di Masjid Darusallam, hingga perorangan untuk angka invetasi yang kecil.
“Ini mulai dari nilai jutaan dari Marbot, pembantu rumah tangga, sampai pengusaha tajir yang kehilangan Rp6,3 miliar 1 orang,” katanya.
Herru juga mengatakan bahwa saat ini ada seorang pengacara bernama Zaini secara pribadi menggugat perdata Ustaz Yusuf Mansur ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Ia menyebut Zaini ditipu oleh Yusuf Mansur dalam kedok investasi senilai Rp80 juta.
Adapun sebelumnya, Ustaz Yusuf Mansur telah merespons soal tudingan bahwa ia melakukan penipuan investasi.
Ustaz Yusuf Mansur mempersilakan orang untuk memberikan narasi atau membentuk opini apa saja.
Ia juga mempersilakan orang untuk menghukum dan menghakimi duluan tanpa menunggu keputusan pengadilan.
“Silakan aja. Ini akan memperberat mereka sendiri di kemudian hari, dengan izin Allah. Baik di mata Allah, maupun di mata hukum,” ujar Yusuf Mansur pada Rabu, 22 Juni 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
