Tanggapi Ketua Komite Pelaksana Formula E, Guntur Romli: Gak Usah Munafik Kalau Memang Perusahaan Bir Itu Sponsor

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli menanggapi Ketua Komite Pelaksana Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni yang menjelaskan soal adanya sponsor perusahaan bir.

Guntur Romli meminta pihak pelaksana Formula E untuk tidak munafik jika memang perusahaan bir tersebut merupakan sponsor.

“Gak usa munafik kalau memang perusahaan bir itu sponsor,” kata Guntur Romli, sebagaimana dikutip pada Kamis, 26 Mei 2022.

Baca Juga: Roy Suryo akan Diperiksa Lagi, Guntur Romli: Polisi Harus Hentikan...

“Apalagi deviden DKI juga ada dari perusahaan bir, makanya gak usa politisasi agama. Akhirnya senjata makan tuan,” lanjutnya.

Dilansir dari Republika, Ahmad Sahroni menyebut bahwa Formula E sendiri sesungguhnya memiliki sponsor global yang bekerjasama dengan Formula E Operations (FEO) dengan berbagai perusahaan.

Baca Juga: Guntur Romli Singgung Ceramah Aa Gym: Orang ini kok Bisa...

Salah satu sponsor tersebut adalah merek bir Heineken yang tak sedikit mengundang perhatian dan mengundang kritikan.

Sahroni membenarkan memang ada merek itu, namun dia menegaskan bahwa itu merupakan sponsor langsung dari Formula E Operation (FEO).

“Benar (ada), itu sponsor Global FEO, Itu punya sponsor langsung FEO, bukan urusan dalam negeri. Masa urusan mereka kita ikut campur,” ujarnya.

Baca Juga: Guntur Romli Singgung Ceramah Aa Gym: Orang ini kok Bisa...

Bila merujuk pada laman web Fia Formula E, ada beberapa jenis sponsor balapan mobil listrik tersebut, di antaranya sponsor utama, global, teknis hingga partner biasa.

Adapun sponsor itu adalah ABB, Julius Bar, Michelini, Tag Heuer, DHL, Saudia, Allianz, Bosch, Heineken, enelxway, Boss, Antofagasta Minerals, Moet & Chandon, Cooper.co.

Sebelumnya, Vice Managing Director Organizing Committee Jakarta E-Prix 2022, Gunung Kartiko mengatakan bahwa sudah ada sponsor yang bergabung untuk ikut perhelatan Formula E.

Gunung menjabarkan, perusahaan-perusahaan yang menjadi sponsor bergerak di berbagai bidang, di antaranya bank lokal, bank swasta, perusahaan digital, perusahaan listrik, hingga perusahaan kesehatan.

“Food and beverage ada juga beberapa, kita juga ada hospitality, perhotelan, kemudian itu dari sisi kesehatan, telco company, dan otomotif,” katanya.

Gunung menambahkan, saat ini panitia Formula E masih harus menandatangani kontrak dengan sponsor tambahan lainnya.

“Detailnya seperti apa kita akan sampaikan dalam waktu terpisah karena dalam beberapa saat masih ada yang akan kita tanda tangan kontrak lagi,” jelas Gunung.

Bagikan