Terkini.id, Jogyakarta – Gunung Merapi kembali mengalami erupsi pada Jumat 27 Maret 2020 sekitar pukul 10.56 WIB.
Letusan Gunung Merapi tersebut memunculkan kolom abu vulkanik setinggi 5.000 meter dari kawah.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo.
Melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi terkini.id, Agus mengatakan gunung Merapi bererupsi dengan tinggi kolom erupsi ± 5.000 meter dari puncak pukul 10.56 WIB, sebagaimana menurut laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.
“Erupsi tersebut tercatat di seismogram dgn amplitudo 75 mm dan durasi 7 menit,” ujarnya.
- Ahli Epidemiologi Imbau Masyakarat Lengkapi Vaksin dan Terus Lakukan Protokol Kesehatan
- Update Covid-19 Kamis 23 Juni, Tambah 1.907 Kasus Baru
- Kasus Penipuan Bansos Corona, Inilah Fakta Menarik Mitsuhiro Taniguchi
- Corona RI per 21 Januari Naik Jadi 2.604 Kasus
- Hewan Bisa Tertular Covid-19? Bisa! Di Illinois AS, Macan Tutul Bahkan Mati Karena Tertular
Selain itu, kata dia visual erupsi merapi tersebut juga terekam oleh kamera pemantau milik BPPTKG yang berada di Pasar Bubrah Gunung Merapi.
“Hingga berita erupsi ini diturunkan, belum ada laporan dari masyarakat terkait dampak dari erupsi tersebut. Masyarakat diminta untuk tetap tenang, tidak panik dan selalu memantau informasi resmi dari pihak berwenang,”harap Agus Wibowo
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
