Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan pendakwah Gus Yusuf meminta kepada jamaah agar mewaspadai ormas terlarang yang sampai saat ini masih bergerak di kampus meski sudah dibubarkan pemerintah, viral di media sosial.
Video Gus Yusuf sebut ormas terlarang saat ini masih bergerak di sejumlah kampus itu viral usai diunggah pengguna Twitter Urrangawak, seperti dilihat pada Kamis 17 Februari 2022.
Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyinggung ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terkait ceramah Gus Yusuf tersebut.
“Waspada bahaya laten HTI masih gentayangan disekitar kita terutama di media sosial. HTI ormas terlarang di Indonesia. HTI ingin merubah NKRI menjadi khilafah,” cuit netizen Urrangawak.

Dilihat dari video itu, tampak Gus Yusuf tengah ceramah dan menyebut bahwa ormas terlarang meski telah dibubarkan pemerintah namun gerakannya masih berlanjut lewat media sosial.
“Organisasi mereka memang secara resmi sudah dibubarkan oleh pemerintah, tapi gerakannya masih terus, lewat media sosial,” ujar Gus Yusuf.
Oleh karena itu, ia meminta kepada jamaah agar hati-hati dan jangan asal percaya dengan informasi di WhatsApp (WA), Facebook maupun Twitter.
Bahkan, kata Gus Yusuf, gerakan ormas terlarang itu saat ini merayap masuk ke sekolah-sekolah dan sejumlah kampus.
“Hati-hati, jangan asal percaya kepada WA, Facebook, Twitter. Bahkan, mereka juga merayap masuk dari sekolah ke sekolah, kampus ke kampus, rumah ke rumah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gus Yusuf pun membeberkan cara ormas terlarang itu merekrut calon kader mereka baik di sekolah maupun di kampus yakni dengan mengajukan 3 pertanyaan jebakan.
“Ada tiga pertanyaan kunci yang mereka berikan. Satu, baik mana antara Alquran dan Pancasila. Yang kedua, baik mana antara Jokowi dan Nabi Muhammad. Atau yang terakhir, baik mana antara negara Islam dan negara Kafir. Ini sesungguhnya pertanyaan yang tidak perlu dijawab. Karena apa? Karena jebakan,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
