Ia juga menyebut Ketua KPK pada masa itu, yaitu Agus Rahardjo, seorang kafir. Lalu ada pula Megawati yang menurutnya adalah perempuan berdosa pemecah belah hingga dengan keterlaluan ia bahkan sampai mendoakan agar mantan presiden RI itu cepat mati.
Tak hanya mengasari dan menghina insan bernyawa, diketahui bahwa Yahya Waloni juga pernah menyeret-nyeret nama tokoh cendekiawan muslim Nur Cholis Madjid yang sudah menjadi almarhum.
“Ada yang almarhum, suka-suka ke gereja itu (dulu), tapi udah disiksa sekarang di kubur. Tetap masuk surga tapi benjol-benjol, Nur Cholis Madjid,” ujarnya tanpa beban.
Kemudian terkait Corona, ia lagi-lagi mengemukakan opini tak berdasar dalam ceramahnya di sebuah Tablig Akbar peringatan Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW di Mandailing Natal, Sumatera Utara, 8 Maret 2020 lalu.
Di sana ia menyampaikan bahwa wabah Corona yang merupakan wabah dunia ini hanya menjangkiti orang-orang munafik dan sekaligus juga diakibatkan oleh tingkah orang-orang munafik itu sendiri.
- PDAM Makassar Operasikan Intake Manggala, Krisis Air di Wilayah Utara Mulai Teratasi
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri ICE APEKSI 2026, Perkuat Kolaborasi dan Promosikan Potensi Kota
- Wali Kota Makassar Ikuti Penanaman Pohon dan Senam Bersama di Rakernas APEKSI XVIII Medan
- Gelar Simulasi Tanggap Darurat, PT Semen Tonasa Perkuat Budaya K3
- Bapperida Bulukumba dan FISIP Unhas Bahas Strategi Pelestarian Pinisi Lewat Riset
Dan yang terbaru, Yahya Waloni kembali viral di kalangan masyarakat Indonesia lantaran secara terang-terangan mengaku bahwa ia dengan sengaja menabrak seekor anjing hingga kakinya pincang.
Parahnya, ia mengungkapkan fakta itu dalam sebuah ceramah seolah tanpa beban. Maka tak heran jika saat ini sosok kontroversial Yahya Waloni menjadi pusat hujatan sebagian besar netizen Indonesia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
