Ketum PDIP Megawati: Apakah Ada Aturan Bahwa Kita Tidak Boleh Menang Terus?

Ketum PDIP Megawati: Apakah Ada Aturan Bahwa Kita Tidak Boleh Menang Terus?

SW
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Berkeinginan PDI-Perjuangan menjadi partai yang dapat dipercaya oleh masyarakat umum. Ketua Umum PDI-Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa tidak ada aturan yang melarang partai untuk menang terus di kontestasi Pemilu.

Hal tersebut disampaikan Megawati saat webinar Peresmian dan Penandatanganan Prasasti Taman UMKM Bung Karno dan 16 Kantor Partai dalam rangka Hari Sumpah Pemuda.

Diketahui, Ketum PDI-Perjuangan Megawati awalnya menyarankan pemuda partai aktif bertanya kepada para senior terkait perkembangan PDI-Perjuangan sampai menjadi saat ini.

“Apa yang saya maksud saya ingatkan kembali ke orang-orang lama? Karena dari mereka yang muda-muda sebaiknya menanyakan, tidak perlu resmi, pengalaman zaman susah seperti apa?” kata Megawati.

Di mana Menurut Megawati pemuda partai perlu tahu perkembangan partai hingga kini sempat 2 kali memenangi Pemilu.

Baca Juga

“Seperti sekarang yang saya katakan PDI-Perjuangan mudah-mudahan sebuah partai yang sekarang dipercaya oleh rakyat, sudah 2 kali menimba kemenangan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Megawati menyebut tidak ada aturan yang menghalangi PDI-Perjuangan untuk kembali menang ke depannya.

Dikutip dari Detikcom. Kamis, 28 Oktober 2021. Menurutnya, kalaupun Presiden Jokowi tidak boleh menjabat lagi, PDI-Perjuangan masih diperbolehkan menang kembali di 2024.

“Saya selalu mengatakan apakah ada aturan bahwa kita tidak boleh menang terus? Boleh, maksud saya, nggak ada yang menghalangi, karena yang harus ditarik itu adalah presidennya (Jokowi) hanya boleh 2 kali, tapi kalau partainya mau memang terus ndak ada aturan ndak boleh, malah itu yang saya inginkan supaya partai kita ini terus,” ujarnya.

Ia juga berharap PDI-Perjuangan terus ada selama NKRI ada. Menurutnya, PDIP sebagai partai nasionalis yang harus selalu ada mengikuti pemikiran dan ajaran-ajaran Presiden ke-1 RI, Soekarno.

“Supaya tadi dikatakan Pak Tjahjo Kumolo, (PDIP) harus ada selama NKRI ini ada, kita merupakan partai nasionalis, artinya yang harus mengikuti yang disebut sebagai pemikiran atau ajaran-ajaran bung Karno,” tuturnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.