Terkini, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya pendidikan karakter yang berlandaskan kearifan lokal sebagai fondasi dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki adab, etika, dan akhlak yang baik.
Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Celebration 2026 bertema “Symphony of Gratitude, Honoring Alamanda Memories and New Beginnings” yang diselenggarakan Bosowa School Makassar di Hotel Aryaduta Makassar, Sabtu (6/6/2026).
Dalam sambutannya, Munafri menilai nilai-nilai budaya lokal memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus menanamkan sikap hormat, sopan santun, dan kepedulian sosial.
“Kita ingin memastikan anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki adab dan etika yang baik. Bagaimana mereka menghargai orang yang lebih tua, memahami makna kata ‘tabe’, serta menjaga sopan santun dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Munafri mengungkapkan Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum pendidikan dasar melalui Dinas Pendidikan.
- Menuju Porsenijar Sulsel, Rombongan PGRI Bantaeng Alami Kecelakaan Beruntun Di Bone
- Dirgahayu Bhayangkara Ke-80, Kokohkan Sinergi, Forkopimda Jeneponto Tegaskan Komitmen Mengabdi Untuk Rakyat
- Kalla Translog Raih Platinum Fleet Toyota di Jepang, Konsisten Melayani Pelanggan Selama 23 Tahun
- Cobig Tour Bantah Pernyataan Garuda Indonesia, Tegaskan Visa 361 Jamaah Umrah Sudah Terbit
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Dedikasi Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Salah satu fokus yang diperkuat adalah pendidikan karakter, budi pekerti, akhlak, serta peningkatan pembelajaran agama di sekolah.
Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin terbuka menuntut keterlibatan lebih besar dari keluarga dan sekolah dalam membimbing anak-anak menghadapi tantangan zaman.
“Jangan hanya mendidik anak-anak dari sisi kecerdasannya, tetapi bangun juga ketakwaannya. Percuma anak-anak itu pintar kalau adabnya hilang. Ini yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Munafri juga mengingatkan bahwa peran keluarga menjadi faktor utama dalam pembentukan karakter anak.
Menurutnya, sekolah hanya memiliki porsi terbatas dalam proses pendidikan karakter dibandingkan lingkungan rumah.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
