Terkini.id, Jakarta – Peringatan 50 tahun bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Nasional Tahun 2020 sukses berlangsung di Monas, Jakarta Pusat Minggu 12 Januari 2020.
Acara yang dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah, Ketua Umum APJK3 Nasional Dr. Isradi Zainal, Mantan Menteri Ketenagakerjaan Fahmi Idris dan Herman Pujiono dirangkaikan dengan sosialisasi budaya K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) di area CFD.
Peringatan 50 Tahun Bulan K3 ini dirangkaikan dengan pencanangan bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Nasional Tahun 2020 oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa K3 Nasional yang juga Ketua Komisi II Dewan K3 Nasional Dr Isradi Zainal mengatakan upacara bulan K3 Nasional dilaksanakan secara serentak di setiap provinsi.
“Peringatan bulan K3 ini berlangsung selama sebulan, mulai tanggal 12 Januari hingga 12 Februari 2020 mendatang,” tutur Isradi.
- Pemprov Sulsel Tegaskan Komitmen Keselamatan Kerja di Bulan K3 Nasional 2026
- Peringatan Bulan K3, PLN UID Sulselrabar Borong 16 Penghargaan dari Pemprov Sulsel
- Semarakkan Bulan K3, Fun Run HSSE PLN Sukses Ajak Pelari Kurangi Emisi 1.200 Kg CO2
- PT Vale Indonesia Gelar Peringatan Bulan K3 Nasional 2025 di Sorowako, Pomalaa dan Morowali
- Sukseskan Bulan K3 Nasional 2024, PLN UID Sulselrabar Menyelenggarakan Donor Darah
Isradi juga menyinggung soal masalah budaya K3. Menurutnya, masalah budaya K3 sudah dibahas juga oleh sejumlah Asosiasi, Praktisi, Ahli K3 dan Perusahaan pada awal Desember 2019 lalu dan difasilitasi DK3N.
“Hasilnya sudah diserahkan ke DK3N untuk disampaikan ke Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia,” ujar pria kelahiran Bulukumba Sulawesi Selatan ini.

Smentara itu, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah mengatakan keselamatan dan kesehatan kerja menghadapi tantangan dunia ketenagakerjaan yang makin kompleks, diperlukan strategi pengendalian yang lebih efektif, efisien dan inovatif dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
Untuk itu, Ida meminta seluruh pihak dapat melakukan upaya konkrit terhadap pelaksanaan K3 di lingkungan masing-masing agar budaya K3 benar-benar terwujud di seluruh tanah air.
“Diperlukan lompatan dan terobosan dengan inovasi-inovasi baru agar pelaksanaan K3 dapat terus diperkuat di tengah gerak perubahan masyarakat dan revolusi industri yang kian melesat,” jelas Ida.
Dijelaskan Ida kalau K3 sebagai budaya maka K3 akan menjadi lebih baik, untuk itu perlu dilaksanakan sosialisasi secara masif kepada stake holder ketenagakerjaan kita kepada perusahaan, buruh, kepada serikat pekerja, kepada pemerintah daerah, kepada masyarakat dan lain lain
terkait ibu kota Negara.
“Kalau budaya K3 diterapkan di IKN maka ibu kota akan aman dan nyaman yang oleh Pak Jokowi disebut Smart city,” terangnya.
Ida juga mengajak seluruh pemangku kepentingan baik pengusaha, serikat pekerja, pekerja dan masyarakat, untuk terus meningkatkan pengawasan dan penyadaran akan pentingnya K3.

Persoalan K3 kata dia hendaknya tidak hanya diingat dan dibahas saat terjadi kasus kecelakaan atau musibah di tempat kerja.
“Jangan sampai problem K3 baru mendapat perhatian saat korban berjatuhan. Jangan sampai kita baru peduli soal K3 ketika ada gugatan dari masyarakat atau keluarga korban, ” terang dia.
Diketahui peringatan Bulan K3 Tahun 2020 ini mengusung tema “Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi”.
Peringatan Bulan K3 Tahun 2020 turut dimeriahkan sejumlah kegiatan seperti atraksi Safety Rope Access, pemeriksaan kesehatan, senam sehat K3, dancer anak-anak, dan hiburan dari group band D’ Masiv.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
