Hadirkan Pembicara dari Berbagai Negara, FTI UMI Gelar Konferensi Internasional di MYKO

Konferensi Internasional FTI UMI digelar di MYKO

Terkini.id, Makassar – Konferensi internasional kembali digelar Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI) pada 22-23 Agustus 2019 di MYKO Hotel & Convention Center Makassar, Jalan Boulevard Panakukang.

Konferensi yang mengambil tema “The 2nd International Converence on Industrial Technology for Sustainable Development” ini dirangkaikan dengan Seminar Nasional Perkembangan Teknologi Industri II.

Dekan FTI UMI Zakir Sabara mengatakan, ICon ITSD dan Seminar Nasional merupakan kegiatan 2 tahunan yang dilakukan oleh Fakultas Teknologi Industri UMI Makassar, dengan co-hos Badan Kejuruan Teknik Industri, Badan Koordinasi Kimia, Badan Kejuruan Teknik Pertambangan Persatuan Insinyur Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan, Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Politeknik Negeri Kupang dan Consortium for Sustainable Tourism.

“1st Icon-ITSD dilakukan pada bulan Oktober 2017 lalu, dengan menghadirkan beberapa keynote speakers yaitu Prof. IGBN Makertiharta dari ITB, Prof. Michele Rosano (Curtain University Australia), Prof. Ekhwan Toriman (Universiti Kebangsaan Malaysia), Prof. Herve Boileau (Sovie Mont Blanc Perancis), dan Prof. Satoshi (Khushu University Japan),” kata Zakir lewat keterangan persnya kepada Media, Rabu, 21 Agustus 2019.

“Sedangkan 2nd Icon-ITSD akan dilaksanakan pada tanggal 22-23 Agustus 2019 di Myko Hotel & Convention Makassar dengan menghadirkan Prof. Gerard B Remijn dari Kyushu University Japan, Prof. Herve Boileau (Sovie Mont Blanc Perancis), Dr. Setyawati Yani (UMI Makassar), Dr. Worajit Sethapun (Chiang Mai Rajabhat University Thailand), dan Dr. Moh. Hazizam bin Mohd Hashim (Universiti Sains Malaysia),” sambungnya.

Jumlah naskah atau paper yang diterima pada 2nd Icon-ITSD. kata Zakir, meningkat secara signifikan yaitu dari 43 paper pada 1st Icon-ITSD menjadi 75 paper.

“Begitu juga dengan paper Seminar Nasional dari 36 menjadi 68 paper. Konferensi ini diikuti oleh berbagai institusi baik dari dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini