Terkini.id, Jakarta – Hai, WNI? Ini loh dubes RI ungkap penyebab gelombang empat corona di Eropa! Varian Omicron yang merupakan mutasi virus corona baru memang meresahkan. Seiring meluasnya penularan varian Omicron, sejumlah negara Eropa diterpa gelombang empat corona.
Untuk mengatisipasinya, Duta Besar (Dubes) RI ungkap dan buka-bukaan soal sejumlah dugaan penyebab lonjakan kasus Covid-19 Eropa.
Selain itu, iaa juga menggambarkan kondisi WNI di sana. Nah, separah apakah kondisinya?
“Ada beberapa faktor penularan. Pertama tentunya vaksin di sini tidak merata. Meskipun kedua negara ini practically hampir 76 persen sudah divaksin tetapi banyak yang belum divaksin,” beber Dubes RI untuk Belgia merangkap Luksemburg dan Uni Eropa Andri Hadi dalam konferensi pers virtual pada Kamis 2 Desember 2021.
Menurutnya, sebenarnya di Eropa ini umumnya sebagian besar itu infection to the unvaccinated, yaitu infeksi terjadi pada orang-orang sebagian besar belum divaksin atau tidak mau divaksin. Hal itu, imbuh Andri merupakan faktor pertama.
Andri menambahkan, lalai penerapan protokol kesehatan dan relaksasi aturan penanganan Covid-19 yang terlalu dini juga menjadi pemicu lonjakan kasus sejumlah negara. Misalnya, di Belanda pada Mei 2021 lalu, ia menyaksikan orang-orang santai beraktivitas tanpa masker di tempat umum seperti di dalam mal.
“Jadi saya ke Belanda jalan-jalan di Mei, practically tidak ada orang pakai masker. Itu sebelum summer. Jadi di dalam mal, saya sempat di Belgia umumnya masih pakai masker. Tetapi waktu ke Belanda, ada meeting koordinasi dan itu practically jarang sekali orang pakai masker di dalam restoran atau mal,” paparnya.
Menurut Andri lagi, negara-negara tadi terlalu cepat relaksasinya, dan tidak memperhitungkan faktor.
“Di Belgia, starting Agustus (2021) ketika mengatakan di sini bebas masker, maksudnya bebas tidak obligation, di mal-mal dibuka juga masker, kecuali kalau kita naik transportasi baru itu sifatnya wajib,” jelasnya.
Andri mengatakan, penerapan protokol kesehatan di Indonesia jauh lebih baik ketimbang sejumlah negara Eropa. Ia mengapresiasi keberhasilan Indonesia menangani lonjakan Covid-19 besar-besaran yang sempat terjadi beberapa bulan lalu.
Lalu, seperti apa kondisi WNI di Eropa? Apakah ikut terimbas gelombang empat Covid-19 Eropa? Terkait hal itu, Andri mengungkapkan terdapat sejumlah WNI yang ikut terinfeksi virus corona di Eropa.
“Kebanyakan dari pasien WNI menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah, mengacu pada standar penanganan yang telah ditetapkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu),” imbuhnya.
Dijelaskan, WNI yang dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani isoman juga diberikan dukungan berupa pangan dan perangkat kesehatan seperti hand sanitizer, masker, dan akses untuk tes PCR bagi yang memerlukan.
Andri menambahkan, memang ada beberapa WNI yang positif kena Covid-19, tetapi umumnya mereka diisolasi di rumah.
“Seperti di Belgia 23 orang, Jerman cukup tinggi 139 orang, di Belanda 110 orang, di Inggris 187 orang. Kita Kementerian Luar Negeri sudah memiliki SOP untuk WNI yang terpapar Covid-19,” kata Andri.
Oleh karena itu, ia menegaskan pihaknya terus memantau dengan perhatian penuh untuk membantu WNI, sehingga mereka bisa kembali pulih dan sehat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
