Terkini.id, Makassar – Setelah videonya hajar tukang parkir, viral di media sosial dan menuai sorotan publik Aan yang merupaka anak dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, memberikan klarifikasinya.
Lewat video klarifikasinya yang viral usai diunggah akun Instagram @sosmedmakassar pada Selasa, 31 Januari 2023, terlihat anak dari anggota DPRD Wajo itu awalnya menyebut bahwa video aksinya hajar tukang parkir tersebut tidak utuh.
“Video yang beredar di media sosial merupakan video yang tidak utuh seutuhnya,” ujar Aan dalam video klarifikasinya itu.
Ia pun kemudian menceritakan awal kronologi kejadian tersebut. Ketika itu, kata Aan, dirinya bermaksud menghadiri pesta pernikahan yang dilaksanakan di sebuah gedung yang terletak di seberang toko MR. DIY di Jalan Andi Paggaru, Kelurahan Teddaopu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.
Ketika hendak parkir di depan toko MR. DIY itu, Aan mengaku kaca pintu mobilnya diketuk-ketuk oleh tukang parkir yang diketahui bernama Suwardi.
“Pada saat itu diketuk-ketuk, saya sudah mengertilah bahwa mungkin lahan parkirnya saya tempati,” ungkapnya.
Aan pun mengatakan kepada Suwardi bahwa dirinya memilih parkir di depan toko tersebut lantaran tak ingin istrinya terlalu jauh jalan kaki ke gedung karena sang istri sedang hamil.
“Kalau perlu hanya naik sebentar di gedung, setelah itu balik kembali,” kata Aan ke Suwardi ketika itu.
Suwardi pun, menurut cerita Aan, menanggapi ucapannya itu dengan nada yang tidak enak. Alhasil, ia dan tukang parkir itu pun terlibat cekcok dan kemudian dilerai oleh petugas Dishub yang berada di lokasi kejadian.
“Si juru parkir ini melontarkan kata-kata yang tidak enak lah, sempat cekcok, ada teman-teman Dishub yang melerai saya,” bebernya.
Setelah dari gedung pernikahan itu, Aan pun lantas menghampiri Suwardi dan langsung menghajar tukang parkir itu.
“Pada saat turun, saya langsung memukul si juru parkirnya, dan menuju temannya untuk klarifikasi kalau bukan mobil saya yang didorong. Mobil saya yang berwarna jingga yang terlihat di video,” ungkapnya.
Ia pun mengakui kesalahannya tersebut dan mengaku khilaf saat memukul dan menendang Suwardi. Oleh karenanya, anak anggota DPRD Wajo itu memohon maaf kepada tukang parkir tersebut.
“Saya mengakui kesalahan saya. Saya khilaf memukul bapak jukirnya. Bagi saya itu ripakasiri (dipermalukan) di daerah kami. Jadi saya mohon maaf, saya khilaf, Insyaallah saya akan bertemu beliau meminta maaf. Dan proses apa pun itu, saya siap terima. Saya siap mengikuti proses hukum,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
