Terkini, Makassar — Hangatnya jabat tangan, senyum yang saling berbalas, serta sapaan penuh kekeluargaan mewarnai suasana Halalbihalal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PALASARA Indonesia atau PALASARA Indonesia (Perhimpunan Agung Lembaga Adat Sulawesi Selatan dan Barat) yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (12/4/2026).
Di tengah nuansa bulan Syawal, pertemuan yang dihadiri ratusan tamu undangan ini tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga ruang untuk merajut kembali kebersamaan yang sempat terpisah oleh kesibukan dan dinamika organisasi.

Sejak awal acara, suasana khidmat berpadu dengan keakraban. Para tamu dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, hingga tokoh adat, tampak berbaur dengan keluarga besar PALASARA tanpa sekat.
Momen ini menjadi bukti bahwa silaturahmi bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama dalam menjaga kehidupan organisasi.

Ketua Umum DPP PALASARA Indonesia, H. Andi Rusdianto, M.Si KRG Dada Daeng Malleko, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kehadiran seluruh undangan.
- Ferdinand Sinaga Perkuat Dokter Koboi FC, Siap Jadi Kuda Hitam di Wali Kota Makassar Cup 2026
- Harga Pupuk Subsidi di Bone Tembus Rp110 Ribu, DPRD Sulsel Soroti Dugaan Permainan Distribusi
- Stadion Ganggawa Kembali Bergairah, Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Buka Sidrap Cup 2026
- Pupuk Indonesia, Penyuluh dan Petani Klarifikasi Pemberitaan Soal HET dan Penjualan Paket di Bone
- Makassar Virtual Run Dorong Gaya Hidup Sehat dan Partisipasi Warga Mengawasi Kota
“Kehadiran seluruh pihak merupakan bukti kuatnya ikatan silaturahmi kita,” ujarnya.
Ia menegaskan, Halalbihalal bukan hanya agenda seremonial pasca-Idulfitri, tetapi momentum refleksi untuk menata kembali hubungan antarmanusia, saling memaafkan, serta memperbaiki relasi yang mungkin sempat tergores.

“Saya mohon maaf lahir dan batin atas segala sikap, baik dalam kata maupun perbuatan selama kita berinteraksi dalam organisasi ini,” ungkapnya.
Menurutnya, dari sikap saling memaafkan tersebut akan lahir kekuatan baru dalam organisasi.

Ia menilai, organisasi yang kuat tidak hanya dibangun oleh struktur dan program kerja, tetapi juga oleh kepercayaan serta kebersamaan antar anggotanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
