Harga Telur dan Gula Pasir Melonjak Drastis di Jeneponto, Ini Penyebabnya

Harga Telur dan Gula Pasir Melonjak Drastis di Jeneponto, Ini Penyebabnya

R
Syarief
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto – Corona virus (Covid-19) yang telah mewabah di sejumlah negara di dunia termasuk Indonesia membuat Pemerintah mengambil keputusan darurat pencegahan Covid-19.

Covid-19  bukan hanya menggerogoti masyarakat dalam hal terinfeksi Covid-19, namun dampaknya bahkan menggerogoti masyarakat Kabupaten Jeneponto yang menyebabkan harga sejumlah kebutuhan pokok melonjak drastis diantaranya harga telur dan gula pasir.

Harga telur dan gula pasir di pasar Karisa Turatea mengalami kenaikan yang cukup tinggi, bahkan kenaikannya mencapai 5 rhingga Rp6 ribu

Menurut salah seorang penjual telur di Pasar Karisa, Rasna (39), harga telur mulai melonjak semenjak adanya informasi mewabahnya Covid 19 di Indonesia.

“Harga mulai naik dua minggu lalu, saat kita dengar ada virus Corona, saya juga kaget saat beli di kandang ayam petelur di Bulukumba,” kata Rasna kepada terkini.id, Kamis, 19 Maret 2020 di pasar Karis Turatea Jeneponto.

Baca Juga

Rasna mengatakan, harga beli telur saat ini yakni, ukuran kecil Rp39 ribu satu rak dan yang besar Rp40 ribu rupiah,”Harga jual, satu rak telur kecil 44 ribu rupiah dan telur besar 45 ribu rupiah, sebelum naik harga, kita jual untuk telur ukuran kecil Rp 39 ribu dan yang besar Rp 40 ribu, ” jelas Rasna

Sementara, Risma penjual gula pasir di pasar Karisa Turatea mengaku harga gula pasir mengalami kenaikan yang sangat tinggi.

“Sudah dua Minggu ini harga gula pasir naik, harga beli perkarung Rp980 ribu, mengalami kenaikan Rp117 ribu, sebelum naik harga perkarungnya Rp
863 ribu, sekarang kita jual Rp17 ribu perliter dari harga jual sebelumnya Rp
12 ribu,” kata Risma.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.