Heboh Peneliti Belanda Prediksi Gempa Sulawesi, BMKG Makassar: Bangunan Kita Tahan Gempa

Heboh Peneliti Belanda Prediksi Gempa Sulawesi, BMKG Makassar: Bangunan Kita Tahan Gempa

FD
Fachri Djaman

Penulis

Menurutnya, alat-alat tersebut bekerja dengan baik dan mampu memeberikan analisis yang kuat ihwal potensi gempa.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar, Hanafi Hamzah, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan pernyataan tentang adanya potensi gempa di Sulawesi.

“Belum ada satu teknologi pun yang mampu memperkirakan terjadinya gempa tersebut,” ujar Hanafi.

Meski demikian, ia mengatakan Indonesia memang merupakan daerah yang rawan gempa karena terletak di antara lempeng utama dunia, termasuk lempeng Indo Australia, lempeng Pasifik, lempeng Aurasia, dan lempeng Pilipina.

Menurutnya, Sulawesi adalah salah satu wilayah di Indonesia yang sering terkena gempa, seperti yang terjadi pada tahun 2018 lalu, di mana gempa berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang Palu dan sekitarnya, menyebabkan kerusakan yang cukup besar dan menewaskan ribuan orang.

Baca Juga

Dalam menghadapi potensi gempa di masa depan, pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk dengan membangun infrastruktur dan sistem peringatan dini yang lebih baik.

Namun, tetap saja gempa merupakan bencana alam yang sulit diprediksi dan mengancam keselamatan jiwa manusia.

Diwartakan sebelumnya, peneliti Belanda di Solar System Geometry Survey (SSGS) yang juga sebelumnya pernah memprediksi gempa Turki dan terbukti benar terjadi, Frank Hoogerbeets memperkirakan adanya kemungkinan terjadinya gempa di Sulawesi pada Maret 2023.

Menurut peneliti asal Belanda ini, kemungkinan Sulawesi dan wilayah lainnya seperti Halmahera dan Laut Banda akan dihantam gempa.

Prediksi tersebut diutarakan Frank Hoogerbeets berdasarkan aktivitas seismik di beberapa wilayah di sekitar Sulawesi, termasuk Kamchatka, Kepulauan Kuril dan Jepang di Utara, dan Filipina.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.