Heboh Soal Obat Covid-19, Anji: yang Harus Minta Maaf Pak Hadi Pranoto

Anji dan Hadi Pranoto. (Foto: Tempo)

Terkini.id, Jakarta – Video wawancara musikus Anji dengan narasumbernya, Hadi Pranoto, yang mengklaim sebagai profesor mikrobiologi dan telah menemukan obat herbal Covid-19 membuat heboh publik.

Dalam video itu, Hadi Pranoto mengaku sudah menemukan obat Covid-19 yang bisa menyembuhkan pasien hanya dalam waktu dua sampai tiga hari.

Dalam video tersebut disebut pula bahwa Hadi Pranoto bergelar profesor. Namun, Hadi tak menjelaskan secara detail di lembaga atau universitas mana ia meraih gelar tersebu.

Adapun saat ini, video wawancara Anji dengan Hadi Pranoto itu telah dihapus oleh YouTube.

Usai video tersebut viral, Anji sempat menjawab pertanyaan yang netizen di komentar unggahan Instagram-nya yang kini sudah dihapusnya.

Menarik untuk Anda:

Pertanyaan dari netizen itu menyinggung soal gelar keprofesoran Hadi dan klaim temuannya.

Anji pun menjawab bahwa yang harus meminta maaf dengan hal tersebut adalah Hadi Pranoto.

“Saya rasa yang harus minta maaf adalah Pak Hadi Pranoto, jika dia tidak bisa mempertanggungjawabkan kalimatnya,” kata Anji seperti dikutip dari Tempo, Senin, 3 Agustus 2020.

“Saya kan juga bertanya di menit 4:39 dan 8:27. Saya tidak merasa berbuat tolol karena saya interviewer,” sambungnya.

Sebelumnya, wawancara Anji dengan Hadi Pranoto tersebut mengundang banyak komentar, baik dari kalangan selebriti, bahkan pegiat medis di Indonesia.

Lewat akun Instagram pribadinya, @duniamanji, Anji mencoba menanggapi berbagai isu yang beredar soal hasil wawancaranya terkait obat herbal Covid-19 dengan Hadi Pranoto.

Anji mengatakan, dirinya akan mencoba menerima ajakan influencer kesehatan, dr. Tirta, untuk berdiskusi soal isu tentang dirinya yang sudah terlanjur jadi konsumsi publik.

“Menanggapi isu yang beredar, saya akan berdiskusi dengan pihak-pihak yang ada di postingan dr. Tirta, tanggal 4 nanti. Hasil diskusinya akan saya share. Pertanyaan yang ada nanti saya sampaikan,” tulis Anji, Minggu 2 Agustus 2020 malam.

Jawaban ini ditulis Anji setelah sebelumnya, ia diajak diskusi oleh pegiat kesehatan, dr. Tirta.

Pada unggahan pribadinya, dr. Tirta menanggapi soal isu obat herbal Covid-19 yang beredar viral di masyarakat.

Dalam tulisannya, dr. Tirta memang tak menampik bahwa memang ada obat herbal yang sedang diuji klinis. Namun, dr. Tirta menolak pernyataan jika obat Covid-19 sudah ditemukan.

“Obat herbal ini sedang proses uji klinis, seperti vaksin dan obat lainnya yang dikembangkan universitas-universitas dan Eijkman Institute. Jadi ga ada itu istilah obat covid. Apalagi statement ‘profesor’ yang sungguh harus dibuktikan,” tulis dr. Tirta.

Dalam tulisan yang sama, dr. Tirta juga mengajak Anji dan Hadi Pranoto untuk berdiskusi bersama perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait isu yang telah berkembang viral.

“Bismillah untuk mengatasi ini, saya sudah bersama dr. Fajriaddai, anggota IDI jakarta Pusat dan dr. Widi JDN Indonesia, akan melakukan diskusi bersama Anji dan Pak Hadi Pranoto. Hasil diskusi akan disebarkan kemudian,” lanjut dr. Tirta.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Din Syamsuddin, Bachtiar Nasir hingga Tengku Zul Terdepak dari Kepengurusan MUI yang Baru

Warga di Bulukumba Pasang Baliho Tolak Politik Uang di Pilkada 2020

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar