Terkini, Makassar — Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Terminal Makassar Metro mulai menata aktivitas pasar bongkar muat dengan memindahkan ratusan pedagang dari kawasan Pasar Kalimbu atau Pasar Kubis ke area khusus di Terminal Malengkeri, Kecamatan Tamalate.
Relokasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan perdagangan agar aktivitas distribusi barang tidak lagi menggunakan badan jalan yang selama ini memicu kemacetan dan kepadatan lalu lintas di Jalan Veteran Utara dan sekitar Pasar Kalimbu.
Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengatakan mayoritas pedagang telah berpindah dan mulai beroperasi di Terminal Malengkeri sejak penertiban dilakukan pada 21 Mei 2026 lalu.
“Alhamdulillah saat penertiban kemarin, hampir 90 persen pedagang bongkar muat sudah masuk dan beraktivitas di Terminal Malengkeri dengan tertib,” ujar Elber, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, keberhasilan relokasi tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan, Perumda Pasar, hingga organisasi masyarakat yang ikut melakukan sosialisasi kepada pedagang sebelum pemindahan dilakukan.
- Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih Beri Beasiswa S1 untuk Ratusan Mitra Driver dan Keluarga
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Selama PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
- Pemkot Makassar Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
- BMKG: Sejumlah Wilayah Sulsel Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini 17 Juni
- Minta Maaf Secara Terbuka, Kapolres Jeneponto Jamin Berikan Sanksi Tegas Polis yang Intimidasi Wartawan
“Ini berkat dukungan dan sosialisasi dari Pak Camat, Perumda Pasar, serta organisasi masyarakat yang ikut membantu menyampaikan kepada para pedagang sebelum relokasi dilakukan,” tambahnya.
Area Bongkar Muat Lebih Luas dan Steril
Terminal Malengkeri disiapkan sebagai lokasi baru yang dinilai lebih representatif untuk aktivitas pasar bongkar muat.
Area terminal disebut memiliki lahan yang luas, steril, dan memungkinkan pengaturan lalu lintas kendaraan lebih baik dibanding sebelumnya.
Pemkot Makassar berharap kebijakan tersebut dapat menciptakan kawasan perdagangan yang lebih bersih, aman, tertib, dan terorganisir tanpa menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
