Hidayat Nur Wahid: Saya Menolak Framing untuk Bubarkan MUI

Hidayat Nur Wahid: Saya Menolak Framing untuk Bubarkan MUI

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.di, Jakarta – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menegaskan bahwa ia menolak framing untuk membubarkan Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

Ia menilai bahwa MUI adalah lembaga yang pengurusnya terhimpun dari organisasi-organisasi islam yang moderat, seperti Nahdatul Ulama NU) dan Muhammadiyah.

“Saya menolak framing untuk bubarkan MUI,” kata Hidayat Nur Wahid melalui akun Twitter pribadinya padaRabu, 17 November 2021.

“Saya mendukung MUI, yang himpun ormas-ormas Keagamaan Islam, yang Ketua Umum, Sekjend dan pengurusnya rata-rata dari NU, Muhammadiyah, dan Ormas Moderat lainnya,” sambungnya.

Hidayat Nur Wahid juga menilai bahwa MUI adalah lembaga yang menolak Islamofobia dan sekaligus juga terorisme.

Baca Juga

“MUI tolak Islamophobia dan terorisme, termasuk teror terhadap NKRI yang dilakukan separatis KKB Papua,” katanya.

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan hal itu sebagai respons terhadap cuitan aktivis dakwah, Hilmi Firdausi yang berbicara soal pengurus MUI yang ditangkap oleh Densus 88.

Hilmi Firdausi mengatakan bahwa jika memang di MUI ada yang terindikasi terorisme, maka buktikan saja secara hukum.

Ia juga mengaku mendengar bahwa pengurus MUI yang ditangkap Densus 88 telah dinonaktifkan dari kepengurusan.

“Bukan dengan menyuarakan bubarkan MUI yang sudah berdiri sejak 1975 dan berjasa besar kepada ummat dengan fatwa-fatwanya yang menjadi rujukan. Bismillah, ayo ramaikan tagar: #dukungMUI #kamibersamaMUI,” kata Hilmi Firdausi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.