Kementerian Pertanian terus melakukan gerakan penumbuhan generasi muda milenial di bidang pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi.
Salah satu upaya yang dilakukan dengan memperkuat pendidikan dan pelatihan vokasi untuk melahirkan sumber daya manusia terampil yang siap memasuki dunia kerja.
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangta) Gowa, semenjak berubah menjadi pendidikan tinggi vokasi memiliki peran strategis dan berada di garda terdepan dalam mendidik dan melahirkan generasi milenial menjadi tenaga-tenaga terampil, professional, dan berdaya kompetitif tinggi yang akan meningkatkan daya saing bangsa.
Melalui program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP), Polbangtan Gowa melalui alumninya, Hikmah terus mengembangkan dirinya melalui program tersebut. Usaha yang dikembangkan adalah memanfaatkan limbah padi (jerami) untuk dijadikan pakan ternak sapi.
Alumni Polbangtan Gowa yang lulus pada tahun 2018 ini berasal dari Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Lanjutnya, Pemberian pakan ternak sapi dari hasil fermentasi jerami untuk memanfaatkan limbah dari tanaman padi selain mendapatkan beberapa manfaat dari kandungan jerami juga membantu peternak untuk mendapatkan pakan yang cukup bagi ternak.
- Touring 3.000 KM, RGOG Indonesia Perkenalkan Pesona Alam Sulawesi dan Aksi Sosial
- PT Pelindo Jasa Maritim Perkenalkan Model Integrasi Energi dan Pariwisata Maritim di Forum LNG Internasional
- Menebar Keikhlasan dan Kepedulian, Jamaah Masjid Nurul Falah Polbangtan Gowa Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban
- FISIP Unismuh Catat Prestasi, Prodi Administrasi Negara Raih Predikat Unggul
- Humas Kominfo Jeneponto, Makna Kurban Dan Pengabdian Sejati Seorang Pelayan Negara
Hasil fermentasi jerami ini dijual ke peternak yang berada di Polewali Mandar. Fermentasi jerami bisa bertahan sampai 6 bulan
Jadi peternak bisa membeli tanpa susah cari pakan apalagi sekarang susah cari pakan ternak,” ungkap Hikmah.
Beberapa manfaat jerami fermentasi diantaranya; memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dari jerami, lebih mudah dicerrnak oleh hewan/ternak ruminansia, nilai pakan meningkat, beraroma harum tidak berbau busuk, lebih higienis, bahan mudah didapat dan murah, sebagai pakan cadangan tahan lama.
Usaha akan terus kami kembangkan karena sangat menjanjikan keuntungannya dan merupakan bagian dari pembuktian, bahwa kami alumni Polbangtan Gowa dengan ilmu yang telah didapatkan selama menempuh pendidikan di Polbangtan Gowa akan terus melakukan hal-hal positif yang tentunya sejalan dengan program Kementerian Pertanian,” pungkasnya. (MUZ)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
