Terkini.id, Makassar – Di tengah perkembangan teknologi dan hadirnya berbagai kendaraan baru, sebuah sepeda motor lawas masih setia menemani perjalanan seorang guru di Sulawesi Barat.
Motor itu bukan sekadar alat transportasi. Bagi Busrah Basir, guru SMAN 1 Tapalang, motor tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan hidup dan pengabdiannya sebagai pendidik.
Motor yang dimaksud adalah Honda Supra Fit yang dibelinya pada 2003. Lebih dari sekadar kendaraan, motor bebek tersebut telah menemaninya menempuh perjalanan lintas daerah, termasuk menuju wilayah terpencil dengan medan yang tidak mudah.
Busrah merupakan alumni Universitas Negeri Makassar (UNM). Selain mengajar di SMAN 1 Tapalang, ia juga mengabdikan diri sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Sulawesi Barat.
Dalam menjalankan aktivitasnya sebagai pendidik, Busrah kerap menggunakan Honda Supra Fit tersebut untuk menuju sejumlah wilayah, termasuk daerah terpencil di Ulumanda, Kabupaten Majene.
Dibeli pada 2003, Masih Setia Dipakai Mengajar
- MABA Polbangtan Kementan Tegas Tolak Narkoba, Judi Online, dan Kekerasan di Area Kampus
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Kesiapsiagaan Pasokan Avtur di Bandara Sultan Hasanuddin
- Pelindo dan BNN Sulsel Perkuat Edukasi Anti Narkoba di SMA Negeri 1 Makassar
- PSM Makassar Luncurkan Jersey Musim 2026/2027, Asmo Sulsel Turut Meriahkan PSM Fest
- PT Vale Indonesia Berbagi Praktik Baik di Event MediaMIND 2026 Makassar
Busrah mengatakan, Honda Supra Fit miliknya pertama kali dibeli dari salah seorang anggota keluarganya pada 2003.
Saat itu, ia memilih motor tersebut karena harganya relatif terjangkau dan mesin Honda dikenal memiliki ketangguhan.
“Pertama kali membeli motor tersebut sejak tahun 2003. Jadi usianya ini hampir 20 tahun. Sekarang masih saya pakai mengajar di beberapa tempat. Bahkan saya gunakan mengajar di beberapa daerah terpencil di Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat,” kata Busrah kepada Terkini.id.
Usia motor yang sudah belasan tahun tidak membuat Busrah meninggalkannya. Sebaliknya, kendaraan tersebut justru terus menjadi bagian dari aktivitasnya.
Bahkan, Honda Supra Fit itu ikut menemani Busrah ketika melanjutkan pendidikan magister di Makassar.
Motor tersebut digunakan untuk perjalanan dari Sulawesi Barat menuju Makassar, begitu pula saat ia harus kembali ke kampung halaman.
“Dan motor ini masih saya pakai juga saat menempuh pendidikan Magister Pascasarjana. Alhamdulillah masih bisa saya pakai sampai sekarang,” tuturnya.
Menembus Medan Sulit hingga Daerah Terpencil
Bagi Busrah, ketangguhan sebuah kendaraan baru benar-benar terasa ketika digunakan untuk melewati berbagai kondisi jalan.
Hal itu pula yang membuat Honda Supra Fit miliknya memiliki tempat khusus dalam kehidupannya.
Motor tersebut tidak hanya digunakan untuk perjalanan sehari-hari, tetapi juga membantu Busrah menjalankan tugas pengabdiannya sebagai guru di sejumlah wilayah.
“Saya memilih motor Honda karena memang motor legend dan ketangguhan dari merek Honda sudah teruji. Jauh sebelum ada merek yang lain sudah ada Honda dan sudah menjadi favorit kendaraan roda dua di tanah air,” ujarnya.
Menurut dia, meski usianya sudah sangat tua dibandingkan kendaraan keluaran terbaru, performa Honda Supra Fit miliknya masih dapat diandalkan.
“Bicara soal ketangguhan, alhamdulillah masih mantap. Meskipun umurnya sudah hampir 20 tahun, sampai detik ini tidak kalah dengan motor keluaran baru dan merek baru. Kekuatannya masih tangguh dan unggul,” katanya.
Pengalaman paling berkesan terjadi ketika gempa bumi melanda Sulawesi Barat pada 2021.
Di tengah kondisi jalan dan akses yang sulit, motor tersebut kembali menjadi kendaraan andalan Busrah untuk membantu mobilitasnya menuju sejumlah wilayah.
“Bahkan saat musibah gempa bumi di Sulbar pada 2021 lalu, kendaraan ini banyak membantu mobilitas saya ke sejumlah medan atau rute sulit di daerah terpencil untuk mengantar bantuan,” ungkapnya.
Bukan Sekadar Motor, Ada Banyak Kenangan
Setelah digunakan selama hampir dua dekade, tentu tidak sedikit orang yang tertarik membeli motor lawas tersebut.
Namun, Busrah memilih untuk tidak menjualnya.
Bukan karena tidak ada kendaraan lain yang lebih baru, tetapi karena Honda Supra Fit itu menyimpan terlalu banyak cerita.
“Banyak yang minta beli, tapi saya tidak mau melepas. Karena sangat bersejarah,” katanya.
Selama bertahun-tahun, motor tersebut telah menjadi saksi perjalanan Busrah sebagai seorang pendidik. Dari perjalanan menempuh pendidikan di Makassar hingga menyusuri wilayah pelosok Sulawesi Barat, semuanya telah dilalui bersama kendaraan tersebut.
“Selama bersama dengan saya, motor ini tidak pernah menyulitkan meskipun menempuh medan terjal dan sulit di jalur pengabdian saya lintas kabupaten,” lanjutnya.
Bagi Busrah, Honda Supra Fit bukan lagi sekadar sepeda motor.
Kendaraan itu telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya, menemani langkahnya menuju ruang-ruang kelas, daerah terpencil, hingga perjalanan panjang untuk meraih pendidikan.
“Sekali lagi, Honda Supra Fit saya ini sangat berjasa di dunia pendidikan hingga ke daerah pelosok-pelosok,” tandasnya.
Honda Supra Fit, Motor Bebek yang Melegenda
Honda Supra Fit merupakan salah satu varian sepeda motor bebek Honda yang mengedepankan aspek ekonomis, dengan desain sederhana dan mesin berkapasitas 100 cc.
Motor ini hadir pada 2003 sebagai salah satu pelengkap jajaran sepeda motor bebek Honda dan kemudian mendapat penyegaran pada 2006.
Bagi banyak pengguna, Honda Supra Fit dikenal sebagai kendaraan yang sederhana, irit dan mudah digunakan untuk mobilitas sehari-hari.
Namun bagi Busrah Basir, nilai sebuah Honda Supra Fit tidak berhenti pada spesifikasi mesin maupun konsumsi bahan bakar.
Motor yang dibelinya pada 2003 itu telah menjelma menjadi saksi perjalanan hidup dan pengabdiannya sebagai seorang guru.
Hampir dua dekade berlalu, Honda Supra Fit tersebut masih menyala dan terus melaju mengantarkan Busrah menuju tempat-tempat di mana ilmu pengetahuan dan pengabdian menunggu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
