Hujan Kartu Kuning Ancam PSM Makassar

Hujan Kartu Kuning Ancam PSM Makassar

K
Kamsah

Penulis

Terkini, Makassar — Laga panas antara PSM Makassar dan Persija Jakarta di pekan ketujuh Liga 1 2024/2025 tak hanya menyajikan tontonan menarik, namun juga drama di lapangan.

Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu diwarnai dengan hujan kartu kuning yang membanjiri lapangan Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, 29 September 2024.

Sebanyak sembilan kartu kuning dikeluarkan oleh wasit Steven Yubel Poli. Lima di antaranya menjadi milik pemain PSM Makassar.

Kondisi ini membuat Juku Eja—julukan PSM—berpotensi menghadapi sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia merasa keputusan wasit dalam laga tersebut cenderung merugikan timnya.

Baca Juga

“Wasit sepertinya tidak adil dan lebih mendukung Persija,” ujar Tavares usai pertandingan.

Menurut regulasi PSSI, klub yang menerima lima kartu kuning atau lebih dalam satu pertandingan akan dikenai denda. Dengan lima kartu kuning yang diterima, PSM Makassar dipastikan akan didenda sebesar Rp10 juta.

Hujan kartu kuning yang diterima PSM Makassar ini menjadi catatan buruk bagi tim yang tengah berjuang mempertahankan gelar juara Liga 1.

Pasalnya, selain denda, sanksi lain seperti larangan bermain bagi pemain yang mendapatkan akumulasi kartu kuning juga bisa terjadi.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi manajemen PSM Makassar. Mereka harus segera melakukan evaluasi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.