Hunian Sementara Bagi Korban Banjir di Luwu Utara Rampung 100 Unit

Hunian Sementara Bagi Korban Banjir di Luwu Utara. /foto: Instagram Nurdin Abdullah.

Terkini.id — Pemerintah Provinsi Sulsel bersama TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara berkolaborasi membangun hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi korban bencana banjir bandang Luwu Utara.

Dari 400 unit huntara yang direncanakan, saat ini telah rampung sebanyak 100 unit. Hal itu dibeberkan oleh Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah melalui akun instagram pribadinya.

“100 unit hunian sementara atau huntara dari rencana 400 unit yang akan dibangun bagi korban banjir bandang di Luwu Utara saat ini telah selesai dikerjakan, huntara ini merupakan hasil kolaborasi dari Pemprov Sulsel, Pemkab Luwu Utara, TNI & Polri serta relawan lainnya,” beber Nurdin Abdullah.

Setelah berkoordinasi dengan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). 300 unit huntara yang belum dibangun akan dibuat menjadi Hunian Tetap dengan menyiapkan lahan seluas 8 hektar.

“Semoga pembangunan tersebut dapat segera diselesaikan, sehingga masyarakat yang masih berada di tenda-tenda pengungsian dapat segera memanfaatkannya,” pungkasnya.

Menarik untuk Anda:

Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Irwan Hamid, mengapresiasi langkah Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah, dalam mengatasi bencana alam di Sulsel. 

Banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, selain menelan korban juga banyak infrastruktur hingga perumahan warga setempat yang rusak parah. 

Olehnya itu, Irwan Hamid mengaku sudah banyak bantuan Gubernur Sulsel untuk masyarakat Luwu Utara. 

Dengan kepedulian pemerintah provinsi atas bencana tersebut, pemerintah pusat pun memusatkan perhatian untuk masyarakat Luwu Utara. 

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Gubernur, telah membantu Luwu Utara,” ucap Irwan Hamid.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

KSLI Duga Gubernur Sulsel Terlibat Praktek Kejahatan Bisnis Tambang Pasir Laut

Support Ekonomi Masyarakat, Gubernur Cek Progres Jalan di Daerah Terisolir

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar