Terkini.id, Malang – Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seorang ibu mengajari anaknya pelajaran matematika sambil menghukum anaknya itu dengan sabetan selang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa dalam video itu terjadi di Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Menanggapi video viral tersebut, Polres Malang langsung turun tangan dan memanggil kedua orang tua anak itu.
“Setelah tadi malam kita melihat viral video di berbagai grup Malang Raya, terkait dugaan penganiayaan terhadap anak yang dilakukan ibu kandungnya sendiri di Kecamatan Turen,” ungkap Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, dikutip dari Kumparan, Sabtu, 5 September 2020.
Hendri pun memerintahkan Kasatreskrim Polres Malang untuk segera menindaklanjuti kejadian tersebut.
- Munafri Pastikan Pemkot Makassar Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Bergerak Lewat Donasi
- Sindir Husniah, Pengacara Khaerul Aco Sebut Preseden Buruk Jika Pejabat Publik Lakukan Manipulasi Data
- TP PKK Perkuat Kelembagaan, Kukuhkan Pengurus Koperasi PKK Jeneponto Bahagia
- Kalla Toyota Bukukan Penjualan Rp12,55 Miliar, Minat Mobil Hybrid Makin Tinggi
- Siapkan 8 Pilot Kapal Ahli di Indonesia Timur, PJM Gandeng TNI AL dalam Pendidikan Pandu Tingkat II
“Karena ini bisa menjadi fenomena yang menjadi trending topik di Kabupaten Malang, dan ternyata benar tadi pagi sudah ada yang menanyakan terkait kasus ini,” ujarnya.
Polres Malang selanjutnya melakukan pertemuan dengan pihak Kepala Desa Talok dan pamong desa untuk membicarakan kasus tersebut.
“Juga difasilitasi oleh dinas perlindungan perempuan dan anak,” terangnya.
“Saat ini proses masih dilanjutkan apakah akan dilanjutkan sesuai aturan hukum atau penyelesaian lain yang dilakukan. Karena ini terkait hubungan anak dan ibu kandungnya sendiri,” sambungnya.
Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian itu, kata Hendri, tengah diperiksa di Satreskrim Polres Malang.
“Kasatreskrim sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, kita juga sudah melakukan pemeriksaan pada si anak, ibu dan bapaknya,” ujarnya.
Selain memeriksa kedua orangtua dan korban, polisi juga telah memanggil beberapa saksi yang kebetulan mengetahui kejadian itu.
Hendri pun menceritakan terkait kronologi kejadian dalam video viral tersebut.
“Kronologinya ibu ini mengajari matematika kepada anaknya di rumahnya di Desa Talok. Setelah diajari berkali-kali, si anak tidak segera memahami maksud dari ibunya,” kata Hendri.
“Akhirnya sempat emosi ibunya, dan sempat mengambil selang dan dipukulkan ke kaki anaknya 2 kali. Lalu sempat menggigit tangan kanan si anak,” sambungnya.
Namun, kata Hendri, kasus tersebut menjadi viral karena sang ibu menyabet diiringi marah-marah dan ngomel-ngomel.
“Sehingga termonitor tetangganya, karena memang rumahnya padat penduduk. Akhirnya kejadian ini direkam salah satu warga dan akhirnya menjadi viral kemana-mana,” jelasnya.
Tak berselang lama, ayah dari korban lantas datang dan langsung menenangkan emosi istrinya itu.
“Kemudian mengambil selangnya, dan mengatakan untuk diajari kembali anaknya nanti,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
