Ibunya Sakit, Anies Tidak Mengaku Gubernur Saat Telepon Ambulance

Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Kompas)

Terkini.id, Jakarta – Anies Baswedan mendapat simpati dan pujian dari warga Jakarta karena tetap bersikap seperti warga biasa saat ibunya sakit dan dibawa dengan mobil ambulans.

Cerita itu disampaikan Mega Febriani, seorang petugas Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan Jakarta melalui media sosialnya.

Mega menceritakan, saat Ibu Anies Baswedang sakit dan butuh pertolongan mobil Ambulance, Anies menelepon layanan emergency 112/119 sebagai warga biasa.

Menariknya, petugas yang mengangkat telepon juga tidak tahu jika yang menelepon adalah orang nomor satu di DKI Jakarta.

“Petugas pun memberitahu unit terdekat dari lokasi (untuk bergerak ke) rumah pasien yang emergency ini,” tulis Mega Febriani.

Saat petugas masuk ke kediaman pasien, saat itulah mereka kaget dan baru tahu kalau orang yang menelepon tadi adalah Anies Baswedan.

“Petugas terkejut karena ternyata yang sedang emergency itu adalah Ibunda dari orang nomor 1 DKI. Setelah penanganan oleh petugas AGD, ibunda orang nomor 1 DKI ini pun dievakuasi menuju RS terdekat,” tulisnya.

Menariknya, saat diangkat Anies tetap ikut masuk ke dalam mobil mendampingi ibunya dan duduk di bagian belakang.

“Tak lama keudian, petugas baru memberi kabar ke CCA bahwa yang dievakuasi itu adalah orang nomor 1 di DKI. Masya Allah,” tulis dia lagi.

Ibunda Anies Alami Masalah Syaraf

Dilansir dari detikcom, saat itu Ibunda Anies memang mengalami masalah syaraf dan tidak bisa bergerak.

Karena kondisi tersebut, ibunda Anies pun tidak mungkin dibawa ke rumah sakit sendiri tanpa bantuan.

Anies kemudian menelepon 112/119 untuk layanan emergency sekitar pukul 23.00 WIB.

“Jadi kita telepon ambulans dan kira-kira 25 menit ambulans datang, dan dibawa dengan menggunakan krak, apa itu namanya alat untuk membawa orang yang tidak digerakkan, jadi seperti tandu lalu dibawa ke rumah sakit,” ucap Anies kepada wartawan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa 7 Mei 2019.

Anies tidak mengira peristiwa itu kemudian ditulis oleh seseorang dan jadi ramai dibahas.

Sejak awal, dia mengaku memang tidak menyebut jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta saat menelepon ambulans.

“Kalau saya telepon minta bantuan ambulans ya saya kontak sebagai orang yang membutuhkan ambulans, tidak perlu, nggak penting jabatannya apa,” ucap Anies lagi.

Berita Terkait
Komentar
Terkini