Mahasiswa Polbangtan Gowa, Muhammad Almuntaha menunjukkan kemampuannya kepada para petani di tengah pandemi Covid-19.
Mahasiswa tingkat 2, Jurusan Pertanian itu membantu para petani menanam padi dengan sistem tanam tegel. Kegiatan itu dilakukan di Bontorita, Kelurahan Tubajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
Menurutnya, kegiatan ini terjadi karena sesuai arahan Kementerian Pertanian untuk seluruh mahasiswa Polbangtan harus ikut andil dalam mengawal tetap tersedianya pangan di masa pandemi Covid-19 ini.
“Kegiatan penanaman padi yang dilakukan menggunakan sistem tanam tegel sesuai dengan kalender tanam Pada tanaman padi.
Pada kelompok ini masih menggunakan sistem tanam pindah dengan sistem tegel yang mana keluarga petani turut ikut dalam kegiatan budidaya tanaman padi mulai dari cabut benih sampai panen,” jelasnya. Rabu (13/5/2020)
Menteri Petanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) juga menegaskan bahwa di tengah Pandemi Covid 19 ini, petani dan penyuluh harus tetap melakukan pekerjaan sehari-harinya dalam menyediakan kebutuhan pangan sehingga tidak terjadi krisis pangan terjadi di Indonesia. Untuk itu, Mentan mengajak semua pihak untuk bekerja keras dalam menghadapi krisis pangan dunia. Menurutnya, tantangan tersebut bisa dihadapi dengan dua langkah, yaitu dengan penanaman yang cepat dan momentum penyaluran sarana dan prasarana yang tepat.
Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Prof. Dedi Nursyamsi yang meminta kepada para Penyuluh Pertanian untuk tetap bekerja mendampingi para petani
- Kalla Beton Ikut Berkontribusi pada Proyek Pembangunan Sekolah Garuda Kendari
- Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026
- Kadis Perkimtan Gowa Pakai Rompi Orange Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi
- Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih Beri Beasiswa S1 untuk Ratusan Mitra Driver dan Keluarga
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Selama PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
“Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada komoditas pangan yang tertahan. Penyuluh harus memastikan petani tetap menanam, seandainya besok kiamat, maka hari ini harus tetap menanam,” jelas Dedi. (ONO)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
